logo

Bupati Kamuru Resmikan Mesin PLTMH Malawor Sorong, Buatan Anak Sentani

Bupati Kamuru Resmikan Mesin PLTMH Malawor Sorong, Buatan Anak Sentani

Bupati Sorong, Dr Johny Kamuru (ke-2 dari kanan), Warwick Alliston (kanan)/FOTO:Humas Pemda Kabupaten Sorong
19 Maret 2019 19:46 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MALAWOR SORONG: Bupati Sorong, Dr Johny  Kamuru, Selasa  (19/3/2019) meresmikan  mesin  pembangkit listrik tenaga  mikro Hidro (PLTMH), Kampung Malawor, Kabupaten Sorong, Papua Barat buatan  anak  Sentani  di Jayapura, Provinsi Papua.

“Saya berharap  mesin  pembangkit  listrik tenaga mikro hidro ini dimanfaatkan sebaik-baiknya  bagi kehidupan masyarakat Malawor. Dengan  listrik ini kehidupan masyarakat akan  berkembang dari  sebelumnya tak ada penerang,” kata  Bupati  Kamuru kepada  masyarakat yang menghadiri peresmian tersebut.

Ia  beharap  penggunaan  PLTMH  itu menjadi pilot projek bagi daerah-daerah lainnya di Kabupaten Sorong.

Dikatakan  Bupati Kamuru, jika  proyek ini berhasil maka akan dikembangkan ke kampung-kampung lainnya. Karena menyangkut alat penerang seperti listrik tenaga air ini memang cocok  di Kabupaten Sorong yang memiliki banyak sumber air.

Mengenai operasional  Pembangkit Listrik Tenaga  Mikro Hidro (PLTMH) Malawor, dipertimbangkan agar  menggunakan sedikit dana desa/kampung. Karena menyangkut dana  untuk operasional dan hal itu harus dibicarakan lagi.

Pada kesempatan  tersebut,  masyarakat Malawor juga  minta agar daerah mereka menjadi distrik karena dinilai dari berbagai aspek termasuk penerang / listrik kini sudah   beroperasi  24 jam.

Menurut  Bupati Kamuru, mengenai permintaan  tersebut  ia akan  mengkajinya bersama stafnya yang berhubungan dengan urusan pemerintahan. “Mengenai pemekaran distrik mau pun kampung, itu akan dikaji bersama staf saya,”katanya.

Di tempat yang sama, Manager PT EON Engineering, Warwick Alliston, mengatakan, bahwa ia berharap operasional  PLTMH itu berjalan baik. Pasalnya, mesin PLTMH  yang dimiliki oleh masyarakat Kampung Malawor ini kualitasnya  sangat baik.

“Perlu  diketahui  bahwa mesin PLTMH ini sudah digunakan oleh lebih  beberapa negara di dunia. Dan, lebih  menarik lagi bahwa mesin tersebut adalah  buatan  anak-anak  Sentani, Jayapura, Provinsi Papua,Indonesia,”kata  Warwik  Alliston kepada SuaraKarya.id. di  Malawor, Selasa (19/3/2019).

Dikatakan Warwick, kualitas mesin  PLTMH Malawor itu kalau dirawat baik bisa berumur 50 hingga 100 tahun. Ini, sudah diuji kualitas mesinnya  baik oleh ahli  Indonesia mau pun ahli  mesin dari luar negeri.

Sekretaris  Dinas  Lingkungan  Hidup  Kabuipaten  Sorong,  Agustinus  Asem, menjelaskan  PLTMH  Kampung Malawor ini  berkekuatan (kapasitas) 44 Kilo Watt (KW). Dan bisa dimanfaatkan sebagai penerang/listrik pada 200 unit rumah.

Menyangkut dana operasional bagi perawatan mau pun gaji petugas   akan dibicarakan  dengan pihak Pemda. “Tapi kalau pun ada bantuan  dari Pemda, itu  hanya bersifat sementara tidak  lebih dari satu tahun,”kata Asem. ***  

Editor : Silli Melanovi