logo

Luhut Ajak Masyarakat Desa Nelayan Perangi Hoax

Luhut Ajak Masyarakat Desa Nelayan Perangi Hoax

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Nelayan, Cikahuripan, Kecamatan Cisolok , Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, (19/3/2019). 
19 Maret 2019 18:59 WIB
Penulis : Agung Elang

SuaraKarya.id - SUKABUMI: Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melakukan kunjungan kerja ke Desa Nelayan, Cikahuripan, Kecamatan Cisolok , Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, (19/3/2019). 

Dalam agenda tersebut Luhut juga melakukan temu wicara dengan nelayan, kelompok tani, tokoh agama, kasapuhan adat, tokoh pemuda.

Luhut sendiri sempat berkunjung dan melihat secara langsung pemukiman nelayan di Desa Nelayan Cikahuripan, Cisolok. Luhut sendiri disambut antusias oleh masyarakat desa Kahuripan.

Dalam temu wicara tersebut, Luhut turut didampingi oleh Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, Sekda Jabar Iwa Karniwa, Utusan Khusus Presiden RI untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerjasama Islam, Alwi Shihab serta Ketua persatuan nelayan tradisional Kabupaten Sukabumi, Aji Troy.

Luhut pada temu wicara tersebut, berpesan agar masyarakat desa Cikahuripan tidak berburuk sangka dengan pemerintah utamanya kepada Presiden Jokowi.

Tidak hanya itu, mantan Menkopolhukam ini  juga miminta agar masyarakat Sukabumi tidak terpecah belah dan berkelahi karena pesta demokrasi khususnya pilpres.

"Saya juga minta masyakarat untuk tidak menyebarkan berita fitnah atau sebar berita hoax," ujar Luhut dihadapan masyarakat desa Nelayan Cihakuripan.

Senada dengan Luhut, Utusan Khusus Presiden RI untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerjasama Islam, Alwi Shihab meminta agar masyarakat untuk tidak menyebarkan fitnah dan berita bohong.

Pernyataan Alwi didasari oleh banyaknya serangan hoax ke pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi)- Ma'aruf Amin. Serangan hoax seperti PKI dan Jokowi tidak islami masih tersebar luas.

"Tapi semua itu terbantahkan karena pak Jokowi ternyata sembayang 5 waktu. Kadang saja saya masih terlewat karena kesibukan saya sendiri dan kata nabi kalau mau melihat muslim yang baik maka lihat  sholatnya," ujar dia.

Editor : Pudja Rukmana