logo

Gubernur Anies Jangan Cuma Hobi Launching, Operator Angkutan OK OTrip/Jak Lingko Minta Kuota Dipenuhi

Gubernur Anies Jangan Cuma Hobi Launching, Operator Angkutan OK OTrip/Jak Lingko Minta Kuota Dipenuhi

Ketua KsWK Jakarta Utara H Ramli Muhamad
19 Maret 2019 17:33 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Kritik pedas disampaikan para operator angkutan OK OTrip yang kini diubah menjadi Jak Lingko terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Pasalnya, sejauh ini program penataan angkutan umum di Ibu Kota dari OK OTrip menjadi Jak Lingko belum dipenuhi sesuai Rencana Kerja Perabgkat Daerah (RKPD) oleh Pemprov DKI.

Menurut Ketua Koperasi Wahanal Kalpika (KWK) Jakarta Utara, H Ramli Hi Muhamad, sesuai RKPD 2018 seharusnya angkutan umum yang bergabung dengan Jak Lingko sudah mencapai 2600.

Namun hingga Maret 2019 baru mencapai 800 an armada yang sudah bergabung dengan sistem Jak Lingko.

"Gubernur Anies jangan hanya hobi launching program ini dan program itu, setelah itu ditinggalin. Saya heran kok bisa-bisanya begini ya. Ini siapa yang salah. Apakah Asisten Perekonomian? Apakah Dinas Perhubungan, atau apakah PT Transjakarta (TJ).Gubernur Anies harus memperhatikan masalah ini. Jika mereka yang tidak becus bekerja, ganti semua," kata Ramli Muhamad kepad Suarakarya.Id, Selasa (19/3/2019).

Lebih lanjut Ramli Muhamad yang juga Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI mengatakan, tidak tercapainya target penggabungan armada Jak Lingko membuat kesulitan para operator KWK.

"KWK mendapat jatah 7500 tetapi baru 750 mobil yang sudah masuk ke sistem Jak Lingko. Banyak pengusaha yang mengeluh. Karena perintah dari PT TJ mengharuskan semua operator merehabilitasi kendaraannya. Ada juga yang beli baru, tetapi sampai sekarang belum beroperasi,. Padahal operator harus membayar cicilan  dan bunga bank, " katanya.

Dampaknya mereka harus mencicil bunga pinjaman bank, tetapi mobilnya belum beroperasi. " Saya minta Gubernur Anies memperhatikan masalah ini," ucapnya.

Editor : Yon Parjiyono