logo

UMKM Harus Memanfaatkan BUMDes Dan Prokudes

UMKM  Harus Memanfaatkan BUMDes Dan Prokudes

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo berdialog dengan pelaku UMKM. (foto, ist)
17 Maret 2019 21:38 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - BENGKULU: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perdesaan dapat memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), untuk bersaing dengan produk-produk besar.

"UMKM perdesaan saat ini sulit untuk mendapatkan pasar. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan BUMDes dan Prukades, nantinya akan dapat memberikan kesempatan yang banyak kepada UMKM," ujarnya, saat berdialog dengan sejumlah pengusaha UMKM Provinsi Bengkulu pada Bengkulu City Fair di Kota Bengkulu, Jumat (15/3/2019).

Menurut dia, kesulitan UMKM untuk bersaing di pasar besar disebabkan masih minimnya infrastruktur dan akses teknologi. Selain itu, UMKM juga memiliki keterbatasan sumber daya untuk bersaing dengan produk dengan label besar.

"UMKM kalau bersaing dengan produk yang besar pasti susah. Susah mencari akses, juga tidak punya kemampuan yang sama dengan perusahaan besar. Karena market pasarnya itu mahal. Begitu pula, dari segi akses teknologi UMKM juga tidak punya," tuturnya. 

Bengkulu, kata Mendes, memiliki potensi ekonomi kreatif dan UMKM yang besar. Selain pasar, UMKM juga membutuhkan ketersediaan infrastruktur untuk mempermudah proses produksi dan akses.

"Di Bengkulu alamnya, SDM-nya (Sumber Daya Manusia) banyak. Tanahnya subur, tapi ada masalah di infrastruktur. Agar UMKM bisa berjalan, kita harus membantu Provinsi Bengkulu untuk merebut program-program infrastruktur di pusat," jelasnya.

Terkait pengembangan UMKM, Mendes menyarankan UMKM Bengkulu untuk membuat asosiasi yang melibatkan seluruh UMKM di Provinsi Bengkulu. Jika telah terbentuk, dia berjanji akan membawa asosiasi tersebut untuk bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM.

Editor : Azhari Nasution