logo

Objek Wisata Kabupaten Sorong Memang Luar Biasa

Objek Wisata Kabupaten Sorong Memang Luar Biasa

Gambar:Istimewa
15 Maret 2019 10:33 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - SORONG: Pariwisata  Kabupaten Sorong memang luar biasa. Banyak destinasi keren  dan membanggakan warga  di sana. Antara lain, adalah hutan  Mangrove yang terbentang di pesisir kabupaten ini.

 Objek wisata  tersebut  berada di  kawasan pantai  yang berbatasan dengan kabupaten Sorong Selatan dan Kota Sorong.

Saat ini warga di pesisir  pantai mulai memanfaatkannya dari aspek pariwisata  pantai meski belum optimal. Sesuai pantauan  suarakarya.id, hutan mangrove  dikelola  secara  tradisional  oleh  kelompok masyarakat nelayan yang mengandalkan keberadaan hutan mangrove.

Menurut  beberapa warga, peran wartawan untuk mempromosikan  hutan mangrove menjadi objek wisata sangat penting.

“Pembukaan objek wisata  Mangrove sekaligus untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan, menjaga pohon mangrove, ekosistem dan habitatnya dari kerusakan,”kata Bapa lukas, warga  pesisir  Kabupaten Sorong kepada Suara Karya di Kantor Bupati Sorong, Jumat (15/3/2019) pagi.

Bapa Luk, nama paggilannya, sangat mengapresiasi upaya wartawan untuk mempublikasikan hutan mangrove di pesisir pantai Kabupaten Sorong kepada  masyarakat  di luar Papua dan Papua Barat. Ia yakin suatu ketika  potensi hutan mangrove di pesiri pantai Kabupaten Sorong dilirik investor bidang pariwisata.

 “Saya berterima kasih kepada pers yang bekerja keras mempromosikan  objek wisata seperti hutan mangrove ini kepada masyarakat  luas.  Saya yakin Tuhan akan memberkati orang yang benar-benar bekerja untuk  masyarakat tanpa pamrih, seperti  insan pers  selama ini,”kata Bapa Luk.

 “Setelah kerja keras semua pihak, akhirnya kini mulai terlihat Mangrove benar-benar menjadi destinasi wisata kebanggaan masyarakat  Sorong Raya. Sudah banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang mengunjungi tempat ini  (hutan mangrove ini),  meski baru  menikmatinya  dari laut.

Menurut Bapa  Luk,  ia  memastikan wisatawan yang datang bakal terkesan dengan objek wisata ini. Wisatawan bisa menggunakan perahu mesin tempel   menjelajahi  pesisir pantai  yang terdiri dari hutan  mangrove  sejauh mata memandang.

 Sepanjang perjalanan  pantai kabupaten ini,  wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pohon mangrove. Mulai dari spesies rhizophora, bruguiera, hingga xylocarpus. Tumbuh pula beragam jenis pandan dan palm di sana.

“Aktivitas nelayan penangkap ketam juga menjadi daya tarik tersendiri. Nelayan setempat biasa menangkap ketam dengan bubu. Jika beruntung, wisatawan pun bisa menyaksikan  kawanan burung  yang bergelantungan di pohon. Ada pula berang-berang, biawak, dan beberapa jenis burung,” ungkapnya.

 Bagi yang suka menyelam, ada beberapa tempat yang biasa dipakai untuk aktivitas snorkeling.

 “Pariwisata  Kabupaten Sorong  terus tumbuh. Destinasi-destinasi wisata berkembang sangat baik. Tentu ini akan memiliki pengaruh bagi  wisatawan. Karena mereka mempunyai banyak pilihan saat berada di Sorong, sebelum menyeberang ke Kepulaun Raja Ampat,”kata Bapa Luk, yang adalah seorang guru, kini ia memasuki  masa purnabakti.

Ia, memberikan dukungan untuk pertumbuhan  pariwisata di Kabupaten Sorong,  karena  masyarakat daerah ini  berharap bisa berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara dan wisnu ke  objek wisata Kabupaten Sorong. ***

Editor : Markon Piliang