logo

Survei Konsepindo: Hanya 4 Parpol Lolos Ke Senayan

Survei Konsepindo: Hanya 4 Parpol Lolos Ke Senayan

Foto: Istimewa
14 Maret 2019 19:07 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id - JAKARTA: Giliran lembaga survei Konsep Indonesia (Konsepindo Research and Consulting) merilis hasil survei tentang elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019. Yang mengejutkan, tercatat hanya 4 parpol diperkirakan lolos ambang batas parliamentary threshold (PT) yang pada pemilu 2019 ditetapkan 4 persen.

Keempat parpol tersebut adalah PDIP meraih suara terbanyak 26 persen, Gerindra 12,8 persen, Golkar 9,3 persen, dan PKB 6,2 persen."Di survei kami, empat yang teratas yang dapat dipastikan lolos ke parliamentary threshold," kata Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Afiruzzaman, Rabu (13/3/2019).

Selanjutnya Veri mengelompokkan partai dalam kategori 'tiga koma', yakni Demokrat, PAN, dan NasDem, yang tetap punya peluang lolos parliamentary threshold  dengan adanya margin of error. Kemudian, ada partai 'dua koma', yaitu PPP, PKS, yang butuh perjuangan lebih berat untuk bisa lolos PT. Di  samping ada partai 'satu koma', Perindo dan Hanura, ini butuh berjuang lebih keras lagi.

"Dan, ada partai 'nol koma', yakni PKPI, PBB, Garuda, dan PSI. Tetapi masih ada suara undecided voters 26% yang belum memutuskan,"ucapnya.

Survei dilaksanakan pada 17-24 Februari 2019 terhadap 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error dalam survei ini lebih kurang 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Kuburan Massal Parpol

Sementara itu, pengamat politik LIPI Syamsudin Haris mengatakan hasil survei LIPI mengonfirmasi hasil dari lembaga survei lain. Bahkan Syamsudin memprediksi pemilu kali ini akan menjadi 'kuburan massal' bagi partai politik.

"Ya tentu kita sama-sama tahu ya jumlah partai yang banyak ikut itu ada 16 (partai) nasional membuat kompetisi semakin ketat. Ambang batas parlemen itu kan meningkat menjadi 4 persen dari sebelumnya 3,5%. Dengan pemilu serentak, tidak semua partai mempunyai insentif elektoral dari pemilu presiden," ungkap Syamsudin seperti dikutip dari Detik.com.

"Dampaknya yakni pileg yang akan datang diduga akan menjadi kuburan massal bagi setengah partai politik, walaupun di DPRD kabupaten/kota masih punya peluang. Sebab, di sana tidak ada ambang batas parlemen," katanya. 

Menurut Syamsudin, empat parpol baru, yaitu PSI, Partai Berkarya, Partai Hanura, dan Perindo, akan sulit mencapai parliamentary threshold. Namun, menurutnya, ada tujuh parpol yang relatif aman berdasarkan hasil survei Konsepindo.

"Apalagi keempat parpol baru ya, PSI, Berkarya, Hanura, dan Perindo. Kalau menurut hasil survei Konsep Indonesia itu jauh sekali untuk dapat mencapai 4 persen ambang batas parlemen. Saya melihat dengan didasarkan pada hasil survei ini, ada 7 partai yang relatif aman," ucapnya.

Inilah elektabilitas partai politik berdasarkan hasil survei Konsep Indonesia:

- PDIP 26,0 persen
- Gerindra 12,8 persen
- Golkar 9,3 persen
- PKB 6,2 persen
- Demokrat 3,9 persen
- PAN 3,8 persen
- NasDem 3,2 persen
- PKS 2,8 persen
- PPP 2,2 persen
- Hanura 1,2 persen
- Perindo 1,2 persen
- Berkarya 0,4 persen
- PSI 0,2 persen
- Garuda 0,2 persen
- PBB 0,1 persen
- PKPI 0,1 persen
- Undecided voters 26,4 persen. 

 Jokowi-Amin Ungguli Prabowo-Sandi

Sementara itu hasil survei Konsepindo lainnya terhadap elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dari rivalnya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Seandainya pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan hari ini, pasangan mana yang Bapak/Ibu pilih?

Tanpa menggunakan alat bantu simulasi kertas suara (top of mind), Jokowi-Amin meraih dukungan 55 persen, Prabowo-Sandi 33,2 persen, dan yang tidak menjawab, tidak tahu, mengatakan rahasia, dan belum memutuskan 11,8 persen.

Sementara dengan alat bantu simulasi spesimen kertas suara,  hasilnya menunjukkan ada perbedaan dengan hasil survei top of mind.

"Simulasi pencoblosan diberikan spesimen kertas suara. Jokowi-Ma'ruf dipilih oleh 54,8 persen, turun 0,2 persen dari top mind. Prabowo-Sandi 34,1 persen dan undecided voters 11,1 persen. Jadi ada gap atau selisih antara keduanya sebesar 20,7 persen," kata Direktur Eksekutif Konsepindo Veri Muhlis Afiruzzaman di Millennium Hotel, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan hasil survei, kedua pasangan calon memiliki tingkat pengenalan sangat tinggi, yaitu di atas 90 persen. Jokowi dikenal oleh 98,8 persen responden, Prabowo dikenal oleh 97,3 persen responden, Ma'ruf dikenal oleh 92,3 responden, dan Sandiaga dikenal oleh 91,7 persen.

Inilah elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi berdasarkan survei Konsepindo:

Tanpa simulasi kertas suara
Jokowi-Ma'ruf 55,0 persen
Prabowo-Sandi 33,2 persen
Undecided voters 11,8 persen

Menggunakan simulasi kertas suara
Jokowi-Ma'ruf 54,8 persen
Prabowo-Sandi 34,1 persen
Undecided voters 11,1 persen. ***

Editor : Pudja Rukmana