logo

Dejan Antonic Tetap Hati-hati Hadapi Borneo FC

Dejan Antonic Tetap Hati-hati Hadapi Borneo FC

Dejan Antonic
14 Maret 2019 21:56 WIB
Penulis : Azhari Nasution

SuaraKarya.id - SLEMAN : Dejan Antonic kembali bertemu Borneo FC di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (15/3/2019) sore. Namun ia datang bukan sebagai kawan, melainkan lawan. Dan, dia  punya motivasi untuk mengalahkan Borneo FC agar timnya, Madura United lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Dejan merupakan sosok penting di balik pencapaian apik Borneo FC di Liga 1 Indonesia 2018. Sempat terlempar ke papan tengah, Borneo FC bisa mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat tujuh atau satu tingkat di atas Madura United.

Pencapaian itu masih membekas hingga kini. Ia mengaku senang bisa kembali bertemu Borneo FC. Apalagi skuat Borneo FC musim ini tak banyak berubah dari musim lalu. Ia mengenal betul potensi setiap pemain.

"Hampir semua pemain masih ada. Mereka anak baik, bagus sekali. Kemarin kami dapat peringkat bagus, itu fantastis. Musim lalu tidak ada yang pikir Borneo akan dapat peringkat bagus," kata Dejan dalam jumpa pers, Kamis (14/3/2019) sore.

Diego Michiels menjadi lebih tangguh di bawah besutan Dejan. Pemain yang terkenal bad boy, kini menjadi lebih kalem. Ia membawa energi positif untuk Borneo FC.

Dejan tak menyebut Diego sebagai pemain yang paling dekat dengannya. Namun, dia mengaku dekat dengan semua pemain, termasuk Diego ada di dalamnya. Dan kedekatan itulah yang membuat Borneo FC menjadi tim tangguh musim lalu. "Saya dekat dengan semua pemain. Kemarin kami sukses karena dekat dengan pemain," tuturnya.

Pencapaian itu kini tinggal cerita. Dejan sudah menjadi pelatih kepala Madura United. Tentu saja ia tak mau berlarut dalam kenangan. Tiga poin menjadi bidikan agar timnya bisa satu tingkat lebih dekat dari gelar juara Piala Presiden 2019.

"Ini game penting, game besar seperti sebelumnya, karena game ini kami ada peluang besar untuk menang dan masuk 8 besar. Kami tetap harus hati-hati, meski Borneo FC mengalami dua kekalahan. Saya yakin Borneo sedang berproses menuju kompetisi," ucap Dejan.