logo

ReJo Bendung Berita Hoaks Lewat Pembentukan Jokoner App

  ReJo Bendung Berita Hoaks Lewat Pembentukan Jokoner App

Dewan Pembina ReJo Sidarto Danusubroto. (berdiri). (foto, ones)
08 Maret 2019 17:06 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA, : Jokoner App dibentuk untuk membangun demokrasi yang bermartabat. Di saat, ada kelompok yang menyebarkan kebohongan, fitnah, serta ujaran kebencian untuk mencapai tujuan.

"Hal seperti ini mau sampai kapan," ujar Pembina Relawan Jokowi (ReJo) Sidarto Danoe Soebroto, dalam sambuatannya pada acara Launching Jokoner App, di Gedung Cyber Jakarta, Kamis (7/3/2019).

Menurut dia, selama digelarnya beberapa kali pemilihan umun (Pemilu), baru kali ini yang paling parah. Berbagai maca berita hoaks bermunculuan, melalui sejumlah sarama komunikasi, salah satunya media sosial (medsos).

Untuk itu, kata dia, aplikasi Jokoner atau Jokoner App dibentuk untuk melawan hoak, ujaran kebencian, fitnah, serta hujat-hujatan tersebut. Ke depannya, Sidarto mengimbau, dibutuhkan kedewasaan politik.

"Kslau kedewasaan ini bisa dilakukan, bila negara ini dipimpin pemimpin yg sederhana, jujur, serta kerja keras. Maka, negara ini akan menjadi negara terkemuka di dunia," tuturnya.

Di sisi lain, pembentukan Jokoner App dimaksudkan pula, untuk memenangkan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin. Sejumlah tokoh hadir pada acara itu. Di antaranya, Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) yang juga Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (ReJo) Mayjend Pol (Purn) H. Sidarto Danusubroto., mantan menteri era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Erman Suparno, Freddy Numberi, Eks Dubes Ceko Aulia Aman Rachman, serta beberapa perwakilan dari ormas pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sementara itu, Dewan Pengarah ReJo Erman Suparno yang juga pengagas Jokorner App mengatakan, dengan diluncurkannya Jokorner App semua relawan bisa memberikan informasi kegiatannya. "Jokorner App menjadi wadah bagi seluruh relawan Jokowi. Dengan adanya ini mudah-mudahan menjadi salah satu upaya untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam pilpres nanti," tutur dia.

Dirinya berharap, pemilu yang digelar setiap 5 tahun tidak diisi dengan ujaran kebencian dan berita-berita bohong. "Pemilu ini jangan sampai ada perpecahan," kaata dia.

Di bagia lain, Ketuua umum ReJo Darmizal mengaku, tidak akan main-main untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres tahun ini. "Saya berhenti dari Komwas partai Demokrat dan mendirikan ReJo bersama kawan-kawan kader terbaik partai Demokrat," jelas dia. 

Dikemukakannya, Jokorner App diinisiasi oleh menteri era SBY, di antaranya Erman Suparno, Freddy Numberi, M Luthfi dan lain-lain. Ada juga mantan menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri. Jokoner App merupakan wadah atau platform jaringan relawan Jokowi, yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat.

Mulai dari, pemuda, pelajar, mahasiswa, professional, santri, petani, nelayan, tukang kayu, pengusaha dan lain-lain. Untuk memenangkan pasangan Jokowi- KH Ma'ruf Amin dalam Pilpres tanggal 17 April mendatang.

Editor : Azhari Nasution