logo

Starbucks Kembali Berkomitmen, Tahun, 2019 Bantu Petani Kopi

Starbucks Kembali Berkomitmen, Tahun, 2019 Bantu Petani Kopi

07 Maret 2019 23:58 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Setelah mengkampanyekan Art in a Cup 2018 untuk menunjukkan komitmen Starbucks pada dunia kopi, termasuk afirmasi kepada petani kopi di Indonesia. Di tahun 2019 ini, Starbucks mengulang success story itu bersama petani kopi di Indonesia, dengan menanam 1 pohon kopi dari setiap penjualan 10 minuman yang akan disumbangkan ke perkebunan kopi di Bali.

Sebuah program dimana Starbucks Indonesia berkomitmen untuk membantu petani kopi di Indonesia melalui penjualan minumannya ‘One Tree for Every 10 Cups’.

Melalui campaign ini, tahun lalu Starbucks Indonesia telah menyumbangkan lebih dari 330.000 bibit pohon kopi kepada petani kopi di Sumatera.

Anthony Cottan selaku Direktur Starbucks Indonesia mengatakan pada musim semi ini, mulai 5 Maret-6 Mei 2019, kampanye Art in a Cup kembali dihelat dengan mengedepankan komitmen bahwa setiap minuman Starbucks adalah selalu mengutamakan kualitas nomor wahid dari bahan-bahan terbaik; mulai dari biji kopi hingga bubuk teh hijau pilihan (bubuk matcha).

“Kami terus berinovasi dari waktu ke waktu menyediakan minuman untuk menggugah selera konsumen Indonesia dengan cara baru. Dan lini minuman Art in a Cup bertujuan agar pelanggan dapat merasakan cita rasa modern yang terbuat dari bahan-bahan terbaik yang dipadukan dengan Starbucks signature espresso roast," ujar Anthony Cottan didampingi Liryawati, CMO PT Sari Coffee dan Andrea Siahaan, Senior GM PR & Communications PT Sari Coffee saat kampanye Art in a Cup kepada pers di Starbucks Cik Ditiro, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019). 

Liryawati selaku CMO PT Sari Cofee, perusahaan yang mengoperaaikan Starbucks di Indonesia mengatakan varian baru yang diperkenalkan kepada publik sebagai bagian dari kampanye Art in a Cup ini adalah Cascara Macchiato, Matcha Azuki Blossom Crème Frappuccino®, dan Iced Caramel Macchiato.

"Ketiganya merupakan varian minuman favorit sepanjang masa yang diracik oleh barista terampil kami. Pelanggan setia Starbucks juga diundang untuk bereksplor lebih jauh pada Art in a Cup melalui berbagai keseruan digital yang menyenangkan pada program ini," kata Liryawati.

Dr Surip Mawardi sebagai GM Starbucks Farmers Support Center (FSC) mengapresiasi komitmen kuat Starbucks memberdayakan petani kopi lokal naik tingkat. Kepercayaan Starbucks melalui PT Sari Coffee Indonesia kepada petani kopi Indonesia menunjukkan kualitas kopi nusantara telah diakui dunia karena keputusan final kepada Starbucks® Coffee International. 

“Mewakili teman-teman petani kopi di Sumatra, saya mengucapkan terima kasih atas sumbangan berupa 330 ribu benih kopi yang diberikan melalui kampanye Art in a Cup tahun lalu. Lebih dari 350 keluarga petani telah menerima manfaatnya dan dampak positif secara ekonomi,"ungkap Surip Mawardi. 

Surip mengatakan pohon kopi ini ditanam sesuai dengan Coffee and Farming Equity (C.A.F.E.) Practice untuk memastikan pohon tersebut ditanam secara etis dan bertanggung jawab.

"Sungguh sangat menyentuh dan menggembirakan melihat komitmen Starbucks Indonesia yang berkelanjutan dalam membantu petani kopi melalui kampanye ini," ucap Surip.

Melalui Starbucks Farmers Support Center, jelas dia, petani kopi lokal juga menerima pelatihan yang bertujuan untuk membekali mereka dengan membantu menurunkan biaya produksi, pencegahan hama penyakit, meningkatkan kualitas kopi sesuai dengan standar Coffee and Farming Equity C.A.F.E Practices dan meningkatkan hasil kopi premium.

Andrea Siahaan, Senior GM PR & Communications PT Sari Coffee menjelaskan sejak tahun 1971, Starbucks hanya menanam dan mengolah kopi Arabica terbaik yang ditanam secara etis sesuai C.A.F.E Practices dengan memberdayakan petani-petani lokal melalui Starbucks Farmers Support Center.

"Kami terus berkomitmen untuk selalu menjadi inspirasi dalam dunia kopi di Indonesia dalam proses pemanggangab kopi Arabika berkualitas tertinggi di seluruh dunia," jelas Andrea.

Dia menhebut hingga kini dengan lebih dari 25.000 gerai di seluruh dunia, Starbucks merupakan roaster utama dan peritel kopi spesial di dunia.

"Setiap gerai merupakan bagian dari masyarakat, dan kami bekerja keras untuk melebihi harapan setiap pelanggan yang kami layani dengan tetap komit berpegang pada 4 pilar Starbucks melayani pelanggan yakni mengutamakan kualitas produk, social-responsibility, berlaku transparan, berpihak kepada kesadaran ramah lingkungan atau pro-climate change,"ungkapnya***

Editor : Gungde Ariwangsa SH