logo

Caleg PPP Dedy Kurnyawan, Minta Gubernur Anies Segera Jual Saham Pabrik Bir

Caleg PPP Dedy Kurnyawan, Minta Gubernur Anies Segera Jual Saham Pabrik Bir

Bendahara DPW PPP DKI Dedy Kurnyawan
06 Maret 2019 23:06 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Desakan elite partai politik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan agar menjual saham Pemprov DKI di pabrik bir terus bergulir. Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Dedy Kurnyawan, menegaskan partainya sejak awal mendorong penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk.

Sebab, PPP menilai, Pemprov DKI tidak seharusnya mendapatkan pemasukan daerah, dari perusahaan yang memproduksi minuman keras jenis bir tersebut.

“DPW PPP DKI sejak awal telah menginstruksikan kepada Fraksi PPP di DPRD, sebagai kepanjangan tangan partai di parlemen, untuk mendorong penjualan saham pabrik bir milik pemprov,” ujar Dedy, Rabu (6/3/2019).

Dedy meminta, pihak-pihak terentu, termasuk Gubernur Anies , tidak menjadikan isu saham PT Delta Djakarta, sebagai komoditas politik belaka. Apalagi dengan mengatakan penjualan sajam dihambat DPRD.

Padahal, kenyataannya fraksi PPP tidak pernah menghambat, dan bahkan sejak awal PPP telah menyuarakan pada Pemprov DKI, untuk menjual seluruh saham pabrik bir, dan mengalokasikan hasil penjualan untuk program lainnya yang lebih bermanfaat bagi orang banyak. Semisal, program mengenai pendidikan dan kesehatan.

“Kalau produksi bir itu lebih banyak mudharatnya. Para generasi muda juga akan rusak mentalnya jika terkena miras. Sehingga sudah seharusnya segera dihentikan, dengan cara menjual saham milik pemprov kepada pihak lainnya,” katanya.

Caleg DPRD DKI nomor urut 1 dari dapil Jakarta Barat 10 ini, mengaku memiliki komitmen kuat untuk menolak miras.

Bahkan di tingkat DPR RI, kader PPP menjadi pelopor dengan duduk sebagai Ketua pansus miras, untuk menyelesaikan persoalan minuman keras di Indonesia. PPP juga konsisten menolak LGBT.

“Jadi kami minta hentikan fitnah, hoax, atau apapin itu, yang merugikan. Kami memiliki keinginan kuat agar masyarakat menginginkan ,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies menyatakan akan menyampaikan ke masyarakat bahwa rencana penjualan saham Pemerintah Provinsi DKI di PT Delta Djakarta Tbk yang merupakan perusahaan bir, tidak disetujui DPRD DKI.

"Kita berniat lakukan itu (menjual saham), kita laporkan pada rakyat Jakarta bahwa wakil-wakil Anda ingin tetap memiliki saham bir," kata Anies di Balai Kota DKI, Selasa (5/3/2019).

Dia menambahka bahwa warga bisa ikut menyampaikan aspirasinya. Bila warga setuju tidak penjualan saham di perusahaan bir sesuai aspirasinya di DPRD, Pemprov DKI tidak menjualnya.

"Tapi kalau warga tidak setuju sampaikan ke dewan jadi dewan itu wakilnya rakyat. Jadi ketika wakil rakyat tidak menyetujui yah kami lAnies. Ini dewan Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari saham bir," kata Anies.

Saat ini kepemilikan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta hanya sebesar 26,25 persen. Dari tahun 1970 kepemikikan saham sebesar 23,34 persen yang berarti hanya sedikit mengalami kenaikan.

Editor : Yon Parjiyono