logo

Rolland Band, Hipnotis Ratusan Pecinta Musik Cadas

 Rolland Band, Hipnotis Ratusan Pecinta Musik Cadas

Petrus dalam sesi latihan berkolaborasi dengan pianis cilik, Violin. (SK.id/Pudyo Saptono)
24 Februari 2019 14:36 WIB
Penulis : Pudyo Saptono

SuaraKarya.id - YOGYAKARTA: Kelompok musik cadas asli Yogyakarta, Rolland Band, benar-benar memenuhi janji dengan tampil atraktif di depan 500 lebih penggemarnya, saat melakoni konser Reuni 35 Tahun bertajuk "Metal Tanpa Batas Rolland Reborn" yang digeber di Foodcourt Cafe Kampayo XT, Yogyakarta, Sabtu malam (23/2/2019).

Selain penampilan atraktif dari seluruh punggawa yang rata-rata sudah berusia senja, performa Rolland malam itu benar-benar menebar aura positif dan sukses menghipnotis ratusan penggemar dengan melempar sepuluh lagu yang digaungkan sang vokalis, Petrus Widijantoro.

Lagu-lagu andalan seperti "Teror", "Musik Tugu" dan tembang yang sudah menjadi ikon Rolland yakni "Percakapan Satu Kamar", berhasil membuat penonton berjingkrak-jingkrak tanpa lelah. Teriakan "Rolland....Rolland.....:" terus menggema di setiap sudut ruangan yang begitu luas.

Ada yang baru dan menarik dalam konser Reuni 35 Tahun Rolland Band malam itu, yakni tampilnya pianis kecil asal Semarang, Violin (7) yang berkolaborasi dengan Petrus Widijantoro. Duet penyanyi senior dengan musisi junior inipun mendapat aplaus luar biasa.

Sebelum Rolland mengharubiru penggemarnya, pecinta musik cadas Yogyakarta terlebih dulu disuguhi nyanyian-nyanyian tak kalah apik dari band pendamping seperti Spirit Band dan Pueder 27 Band.

Petrus yang juga mantan wartawan Suara Karya ini seusai pentas mengaku, Rolland memang sempat "ambles bumi" (vakum) dari kegiatan bermusik. Dalam comebacknya kemarin, meski hampir seluruh punggawa mulai digerus usia, sama sekali tidak melunturkan tekad mereka dalam menggelar konser akbar.

"Kami sadar, usia kami tak lagi muda, namun fans Rolland tidak bakal lenyap digilas zaman," tuturnya.

Atas dasar itulah, ia pun mengumpulkan kembali personel lengkap Rolland Band, untuk menggelar konser akbar bertajuk: "Metal Tanpa Batas Rolland Reborn". Lewat konser ini, ia berharap bisa menuntaskan dahaga para pencinta Rolland terhadap musik cadas yang selalu dirinduinya.

Petrus tidak menampik, group band yang pernah masuk dapur rekaman dengan mengusung lagu andalan "Percakapan Satu Kamar" ini sempat tercerai berai personelnya lantaran kesibukan masing-masing punggawa.

Petrus sendiri, pada saat itu sibuk menegakkan kehidupannya sebagai Wartawan Suara Karya. Dan setelah lama pontang-panting meliput berita, nasibnya berubah, ia kini menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Psikologi Plus.

Sedang punggawa lain ada yang terjun sebagai politikus dan sebagian menjadi wirausahawan. Konser Reuni 35 Tahun Rolland Band Sabtu malam, masih diawaki para punggawa lawas masing-masing Bento Jepang, Ivan, Yoyok, Petrus Widijantoro (vokalis), dan sang pencabik bass eksentrik, Lugutz.***

Editor : Gungde Ariwangsa SH