logo

Brice Leverdez Bicara Soal Superliga Dan Tunggal Putra Indonesia

Foto: Dok PBSI

Brice Leverdez Bicara Soal Superliga Dan Tunggal Putra Indonesia

20 Februari 2019 16:15 WIB

SuaraKarya.id -  

BANDUNG: Pebulutangkis asal Prancis Brice Leverdez menyumbang angka pertama bagi tim putra Berkat Abadi. Dalam laga penyisihan grup A yang berlangsung Rabu (20/2/2019) di Sasana Budaya Ganesha, Leverdez menyingkirkan Chong Wei Feng dari tim Sports Affair dengan skor 21-9, 21-17. 

Bagi Leverdez, bermain di Indonesia sangat menyenangkan. Penonton bulutangkis di Indonesia begitu antusias, sehingga ia pun bersemangat tampil di depan. Lantas bagaimana pendapat Leverdez tentang event Djarum Superliga Indonesia dan pemain Indonesia? Berikut petikan wawancaranya seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org. 

Apa komentar Anda mengenai pertandingan hari ini?

Saya sangat senang bisa menang, karena saya tahu poin ini penting dalam pertandingan melawan Sports Affairs, mereka adalah lawan yang tangguh. Saya bisa memberikan awal yang baik bagi tim, jadi yang main selanjutnya bisa lebih menikmati pertandingan. Hari ini saya bermain lebih rileks dibanding kemarin waktu melawan Anthony (Sinisuka Ginting- Musica Triniry). 

Bagaiman komentar Anda mengenai suasana stadion yang ramai hari ini?

Ini indonesia, selalu menyenangkan bertanding di Indonesia. Waktu melawan Ginting lebih ramai penontonnya, tapi hari ini tetap ramai juga, saya sangat senang main di sini. 

Ini pertama kalinya Anda ikut Djarum Superliga Badminton, apa komentarnya mengenai liga bulutangkis ini?

Menurut saya ini salah satu yang terbaik, dari segi penonton, karena ini Indonesia dan bulutangkis adalah olahraga yang populer di sini. Atmosfernya sangat menyenangkan, tim nya baik-baik, semua orang nice, seperti orang Indonesia kebanyakan, murah senyum dan ramah. 

Pertama kalinya juga ke Bandung? Bagaimana suasana di Bandung?

Saya belum sempat keliling Bandung, jadi belum tahu banyak tentang kota ini. Namun saya lebih suka sama udara di sini, dibanding di Jakarta. Mungkin karena kami tinggal di pegunungan, jadi udaranya lebih natural. Selama ini rute saya baru hotel-hall, soalnya waktu datang ke sini hujannya deras sekali, jadinya belum bisa liat-liat Bandung di malam hari. 

Apa target Anda di tahun 2019 ini? 

Saya mau masuk ke top 15 dunia, memang tidak mudah tapi saya mau berusaha, karena saya berharap bisa lolos ke kualifikasi olimpiade. 

Apa pendapat Anda mengenai tunggal putra Indonesia saat ini?

Tentunya bagus ya, karena Indonesia punya tiga tunggal putra di top 10 dunia. Ginting sangat cepat, sangat susah menghadapi dia, saya harus ekstra fokus dan tidak kasih poin karena dia terlalu cepat. Kecepatan dia membuat saya kesulitan, saya tidak bisa mengimbangi kecepatannya. Tapi ini bagus buat saya untuk melatih kemampuan saya. ***