logo

Mendes PDTT Paparkan Capaian Program Dana Desa Di Forum IFAD

Mendes PDTT Paparkan Capaian Program Dana Desa Di Forum IFAD

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo (kiri) berbincang dengan delegasi negara lain, dalam forum internasional IFAD Governing Council 2019 ke-42 di Roma, Italia. (foto,ist).
14 Februari 2019 21:08 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - ROMA: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menyanpaikan berbagai keberhasilan yang telah dicapai Indonesia lewat program dana desa.

Hal itu dikemukakannya, saat menjadi pembicara pada Sesi interaktif yang fokus pada dukungan International Fund for Agricultural Development (IFAD) atau Dana Internasional untuk Pengembangan Agrikultural, pada forum internasional IFAD Governing Council 2019 ke-42 di Roma, Italia yang berlangsung 14-15 Februari 2019.

Dalam sesi ini Mendes PDTT berbagi pengalaman soal dana desa dan model pembagunan pedesaan di Indonesia. Serta, program inovasi dan kewirausahaan, keterlibatannya dalam proses inovatif.

Pasalnya, pada forum internasional ini, salah satunya fokus pada tema inovasi pedesaan dan kewirausahaan. IFAD dengan mandat khusus untuk memungkinkan transformasi pedesaan memiliki peran penting. Dalam menciptakan kondisi untuk inovasi dan kewirausahaan, agar berkembang di daerah pedesaan.

Di bagian lain, Presiden The International Fund for Agricultural Development (IFAD) Gilbert Houngbo mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), terkait program dana desa yang dinilai merupakan sebuah transformasi untuk wilayah perdesaan yang memiliki banyak manfaat. Untuk semua pihak dan sejalan dengan program-program IFAD, untuk membangun wilayah perdesaan melalui bidang pertanian.

"Apa yang paling mengesankan bagi saya adalah dalam program dana desa ini, pembangunan dilakukan terintegrasi antara sektor pembangunan sosial dan ekonomi," ungkapnya.

Dalam forum IFAD Governing Council ke 42 ini para delegasi mengeksplorasi bagaimana IFAD bekerja. Untuk memastikan pengembangan rantai usaha pertanian yang memiliki peran penting terhadap gender dan gizi.

Selain itu,  juga terkait peran kewirausahaan sosial dan inovasi dalam mempromosikan ketahanan dan mengatasi tantangan global. Serta, dampak teknologi baru pada masa depan pertanian telah mengalami perkembangan.

Dalam forum internasional ini juga akan dilakukan peluncuran Agribusiness Capital Fund (ABC Fund), panel pemuda, serta briefing tentang G20.

Editor : B Sadono Priyo