logo

Akhir Pekan, Jokowi Selalu Banjir Dukungan

Akhir Pekan, Jokowi Selalu Banjir Dukungan

Akhir Pekan, Jokowi Selalu Banjir Dukungan.
12 Februari 2019 07:30 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sejumlah alumni dari beberapa SMA di Jakarta melakukan deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Pada hari yang sama, Purnawirawan TNI- Polri juga melakukan hal yang sama.

Alumni yang hadir pada acara yang diselenggarakan di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/2/2019) sore itu, berasal dari beberapa SMA antara lain SMA 1, SMA 70, SMA 4, SMA 8, dan SMA Tarakanita.

Sejumlah tokoh yang mendampingi Jokowi saat acara itu antara lain Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Tohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung, Politisi Partai Golkar Agus Gumiwang, mantan sekretaris jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Yenny Wahid, serta anggota TKN Budi Karya Sumadi.

Deklarasi Alumni SMA Jakarta Bersatu dibacakan oleh seluruh peserta yang dipimpin oleh beberapa perwakilan.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menandatangani gitar lukis buatan anak muda bangsa.

Selain acara di Istora, Jokowi juga menghadiri acara Silaturahim Purnawiran TNI-Polri di JI Expo Kemayoran.

Sekitar 1.000 orang purnawiran TNI-Polri mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, pada pemilu presiden 2019.

Deklarasi dukungan disampaikan langsung oleh para purnawiran TNI-Polri di hadapan Presiden Joko Widodo, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/2/2019).

Naskah deklarasi dibacakan oleh, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tahun 1996-1998, LaksamanaTNI (Purn) Arief Koesharyadi.

"Kami purnawirawan TNI-Polri menyatakan bahwa dalam semangat dan optimisme kerja nyata, kami dengan bulat mendukung Bapak Jokowi dan Bapak Ma'ruf Amin, sebagai presiden dan wakil presiden melanjutkan pembangunan sesuai nawacita kedua," kata Laksamana TNI (Purn) Arief Koeshariyadi saat membacakan naskah deklarasi.

Menurut Arief, Indonesia sebagai negara maritim memerlukan sosok pemimpin yang bisa menjadi teladan, bersih, jujur, merakyat, kerja nyata, dan memiliki komitmen kuat membangun kesejahteraan rakyat.

"Sosok pemimpin tersebut ada dalam sosok Pak Jokowi. Pengalaman Pak Jokowi selama empat tahun memimpin, sudah cukup meyakinkan para purnawirawan TNI-Polri," katanya.

Deklarasi tersebut diwakili sejumlah mantan pimpinan tinggi TNI dan Polri, antara lain, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy, Jenderal (TNI) Subagyo HS, dan Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh.

Kemudian, Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi dan Marsekal (TNI) Agus Supriyatna.

Dari Polri, diwakili oleh tiga mantan Kepala Polri, yakni Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi, Jenderal Pol (Purn) Da'i Bachtiar, dan Jenderal Pol (Purn) Suroyo Bimantoro.

Para perwira tinggi TNI-Polri tersebut naik ke panggung dan turut menyuarakan teks deklarasi yang dibacakan oleh Laksmana TNI (Purn) Arief Koesharyadi. ***