logo

Bantuan SidoMuncul Korban Tsunami Banten-Lampung Tersalurkan, 2019 Tambah Dana CSR

Bantuan SidoMuncul Korban Tsunami Banten-Lampung Tersalurkan, 2019 Tambah Dana CSR

Sri Wahyuni selaku Manajer Humas SidoMuncul mewakili Direksi menyerahkan bantuan SidoMuncul sebesar Rp 185 Juta berupa produk kepada korban tsunami Banten dan Lampung sebagai bagian dari CSR SIDO
11 Februari 2019 23:41 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - SERANG: Korban bencana tsunami di wilayah Banten dan Lampung beberapa waktu lalu teringankan bebannya setelah bala bantuan swasta disalurkan ke lokasi terdampak tsunami. Setidaknya para korban tsunami itu merasa lega saat Perusahaan Jamu dan Farmasi SidoMuncul memberikan bantuan senilai Rp 185 Juta yang disalurkan melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Serang dan BPOM Kota Lampung pada waktu itu, Minggu (30/12/18).

Sri Wahyuni selaku Manajer Humas SidoMuncul mengatakan bantuan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) ini disalurkan dalam bentuk produk Tolak Angin Cair sebanyak 100 karton, Tolak Linu 80 karton, Tolak Angin Anak dalam jumlah 10 karton, dan selimut sebanyak 900 buah. Untuk di wilayah Serang, Provinsi Banten, bantuan diserahkan oleh Sri Wahyuni kepada Kepala Bidang Pengujian Balai Besar POM RI, Hening Setyawati.

Sementara itu, bantuan untuk korban wilayah terdampak di Provinsi Lampung diserahkan oleh Perwakilan SidoMuncul melalui BPOM Kota Lampung yang berada di Bandar Lampung.

Direktur SidoMuncul Irwan Hidayat turut menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada BPOM pusat dan daerah yang sudah membantu penyaluran bantuan yang tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu.

“Tentu sebagai umat yang percaya kepada Tuhan karena kasih sayang diberikan kepada kita semua. Menjadi kewajiban sesama untuk saling membantu dan meringankan dengan caranya masing-masing. Saya pribadi ikut prihatin dan sedih atas bencana yang menimpa masyarakat di Banten dan Lampung, terutama yang kehilangan sanak saudaranya. Saya berharap bantuan yang kami berikan cukup membantu beban para korban. Saya juga doakan agar wilayah negeri ini dijauhkan dari bencana lagi,” ujar Irwan Hidayat menyampaikan rasa empatinya melalui sahabat-sahabat media.

Berangkat dari filosofi para pendiri industri jamu paling modern ini, yakni Ny Rahmat Sulistio dan diteruskan pasangan Jahja dan Desy Hidayat, Irwan, menyebut bahwa SidoMuncul akan terus mengalokasikan lebih banyak dana untuk aksi sosial. Tidak hanya bantuan musibah dan kebencanaan saja, tetapi juga aksi sosial seperti mudik lebaran gratis yang menjadi agenda tetap tiap tahunnya hingga tiga dekade serta operasi katarak yang akan makin dimassifkan pada tahun 2019 ini.

"Tahun ini SidoMuncul membantu operasi katarak sebanyak 12.000 pasien. Sejak 2011 sampai 2018, total SidoMuncul sudah menolong 51.800 pasien yang mengalami resiko kebutaan karena mata katarak,” ungkap influencer ini***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto