logo

Dihadiri Belasan Menteri, Golden Award SIWO PWI Berlangsung Sukses

Dihadiri Belasan Menteri, Golden Award SIWO PWI Berlangsung Sukses

Foto: Istimewa.
09 Februari 2019 06:14 WIB
Penulis : Markon Piliang

SuaraKarya.id - SURABAYA: Penyelenggaraan acara Golden Award SIWO PWI Pusat 2019  yang digelar di Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2018) berlangsung sukses. Belasan menteri, Gubernur, dan pejabat tinggi lainnya hadir dalam acara yang dirangkaikan dengan Gala Dinner Hari Pers Nasional (HPN) 2019 tersebut. 

Acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB dibuka dengan tarian khas dari dari Tulungagung. Dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari didampungi Ketua SIWO PWI Pusat Gungde Ariwangsa.

Refleksi dari budayawan, Emha Ainun Najib membuat para tamu undangan yang terdiri dari para Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, Ketua KONI dari beberapa provinsi di Indonesia serta para insan olahraga yang hadir terpesona.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan momen yang paling ditunggu-tunggu yaitu Malam Anugerah Golden Award SIWO PWI Pusat 2019 atau pemberian penghargaan kepada atlet, pelatih dan tokoh-tokoh peduli olahaga.

Lalu Muhammad Zohri mengawali pemberian penghargaan. Sprinter asal Nusa Tenggara Barat ini mendapat penghargaan kategori Atlet Harapan Putra. 

Selanjut masuk pada pemberian penghargaan atlet, pelatih dan tim terbaik serta pembina  terbaik untuk kategori umum maupun disabilitas.

Pada umum, penghargaan untuk kategori atlet terbaik putra  diberikan kepada pasangan 
Kevin Sanjaya Sujamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (bulutangkis). Sementara atlet terbaik putri jatuh ke tangan atlet panjat tebing, Aries Susanti Rahayu. Penghargaan tim terbaik diraih Tim Rowing Asian Games 2018. Kemudian pelatih terbaik diberikan kepada Gendon Subandono (paralayang). Ditutup dengan penghargaan Pembina terbaik yang diberikan kepada Faisol Riza (Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia)

Pada disabilitas, penghargaan kategori atlet terbaik putra diraih Dheva Anrimusthi (bulutangkis). Sementara atlet terbaik putri diraih Rica Oktavia (atletik). Penghargaan pelatih terbaik jatuh ke tangan Nur Islahuzzama (lawn ball). Ditutup dengan penghargaan pembina terbaik kepada Shenny Marbun (Ketua Umum National Paralympic Committee).

Total ada 15 kategori penghargaan yang diberikan untuk umum dan delapan kategori untuk disabilitas dalam Golden Award SIWO PWI Pusat 2019. Selain itu, masih banyak kategori lainnya. Di antaranya kategori pendukung sukses Asian Games untuk menteri-menteri dan pejabat tinggi negara, gubernur dan bupati/walikota, peduli olahraga, KONI terdinamis, CDM terbaik, darma bakti olahraga, lifetime achievement dan media peduli olahraga.

Menpora Imam Nahrawi yang mendapat penghargaan kategori pendukung sukses Asian Games menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan SIWO PWI Pusat. Bagi Imam, penghargaan memiliki nilai yang istimewa yang akan menjadi penyemangat dan daya lecut bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di seluruh Tanah Air untuk mengukir karya yang lebih besar.

"Saya berterimakasih kepada SIWO PWI Pusat yang telah memberikan penghargaan. Terutama kepada sejumlah tokoh dan pemerhati olahraga sekaligus aktor yang telah mempersembahkan kado terindah bagi Indonesia baik di Asian Games maupun Asian Para Games 2018. Penghargaan ini memberi energi dan motivasi pada pelaku olahraga untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia," kata Menpora.

"Ini yang mewajibkan saya untuk datang pada malam hari ini. Sekali lagi selamat kepada PWI dan teman-teman wartawan insan pers atas ulang tahun yang sangat luar biasa ini. Dari kota pahlawan saya akan terus mempahlawankan para wartawan untuk terus memberikan dedikasi dan pengabdiannya kepada Ibu Pertiwi," lanjutnya.

Hal senada dikatakan Erick Thohir yang mendapat penghargaan sebagai Inspirator Go International itu mengucapkan terimakasih kepada SIWO yang sudah mengapresiasi event besar seperti Asian games.

"Terimakasih kepada SIWO yang sudah memberikan apresiasi terhadap perhelatan Asian Games. Dan tentu penghargaan ini saya berikan kepada masyarakat pemerintahan dan individu yang ikut gotong royong dimana akhirnya kita bisa membuktikan kepada dunia kita bisa," ujar Erick.

Erick yang saat itu dipercaya menjadi ketua panitia Asian Games 2018 juga optimis Indonesia bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. 

"Dan mimpinya juga jangan berhenti, kita mau mimpinya terus berlanjut ketika kita mendapat kesempatan sebagai tuan rumah olimpiade 2032 itu yang harus membuat kita terus semangat dan optimis untuk membangun olahraga Indonesia yang bagus dan baik," jelas Erick.

Selain itu, Erick juga tak lupa untuk mengucapkan belasungkawa atas kepergian dua insan pers yang memang selalu mendukung jalannya beberapa event olahraga baik itu secara peliputan maupun ide-ide yang diberikan. 

"Saya juga berharap temen-temen wartawan terus mendukung. Dan pada kesempatan ini, saya mengucapkan belasungkawa karena ada dua temen kita wartawan olahraga yang pada saat Asian games mendukung terus dan saya turut berbelasungkawa. Insyaallah kerja keras mereka menjadi tumpuan juga untuk dunia olahraga," ungkapnya. ***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto