logo

2018,Tercatat 31 Ekor Penyu Raksasa Bertelur Di Yembekaki, Raja Ampat

2018,Tercatat 31 Ekor Penyu Raksasa Bertelur Di Yembekaki, Raja Ampat

04 Februari 2019 17:30 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - WAISAI:Pada tahun 2018 tercacat ada 31 ekor penyu raksasa bertelur di Yembekaki,Kabupaten Raja Ampat,Papua Barat. Namanya, adalah penyu belimbing yang dikenal menjelajahi dunia.

Kelompok Penggiat Konservasi Penyu Kampung Yenbekaki mencatat pada Mei 2018 sebanyak delapan ekor penyu belimbing mendarat dan bertelur di kawasan pantai Warebar Kampung Yenbekaki. 

Selanjutnya pada Juni sebanyak lima ekor. Juli sebanyak delapan ekor. Agustus, tiga ekor. Lantas, September  tiga ekor. Dan, Oktober sebanyak empat ekor. Sehingga total 31 ekor penyu raksasa tersebut mendarat dan bertelur di Kampung Yenbekaki.

Ketua Kelompok Penggiat Koservasi Kampung Yenbekaki Yusuf Mayor di Waisai, Senin (4/2/2019), seperti dilansir Antara, mengatakan sebanyak 31 ekor penyu belimbing yang mendarat di kawasan pantai Warebar sepanjang 2018 bertelur sebanyak 3.706 butir.

Dia menjelaskan, warga  penggiat konservasi penyu kampung Yenbekaki menjaga kawasan pantai Warebar tempat sarang penyu raksasa tersebut dari serangan predator yang mengincar telurnya.

Ia menjelaskan bahwa dari total 3.706 telur penyu belimbing tersebut  sebanyak 1.000 rusak dan berhasil menetas sebanyak 2.706 menjadi tukik. Masyarakat penggiat konservasi penyu kampung Yenbekaki melakukan penangkaran terhadap tukik penyu tersebut agar terhindar dari serangan predator.

Menurut dia, penangkaran terhadap tukik dilakukan paling lama dua minggu setelah telur menetas agar tukik tersebut benar-benar kuat dan dapat menghidar dari serangan predator barulah dilepaskan ke laut.

"Hasil kerja masyarakat penggiat konservasi penyu kampung Yenbekaki Raja Ampat sepanjang 2018 berhasil melepaskan sebanyak 2.706 ekor tukik penyu raksasa ke laut," ujarnya. ***

Editor : Yon Parjiyono