logo

Mensos: Kawal Pelaksanaan Program Dan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Masyarakat

Mensos: Kawal Pelaksanaan Program Dan Tingkatkan Pelayanan Terhadap Masyarakat

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) didampingi Sekjen Kemensos Hartono Laras (kiri) dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto (kanan). (foto,ones)
02 Februari 2019 20:02 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dalam upaya melayani masyarakat secara maksimal, seluruh komponen di Kementerian Soaial (Kemensos) harus turut mengawal pelaksanaan program kerja kementerian.

Demikian dikemukakan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Evaluasi Program Kesejahteraan Sosial tahun 2018, di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

"Pelaksanaan program harus berorientasi pada outcome bukan output sehingga bukan pada banyak kegiatan. Tapi bagaimana program dapat memberikan dampak positif yang maksimal kepada masyarakat," tuturnya.

Mensos juga berharap Reformasi Birokrasi bisa ditingkatkan. Untuk itu, dia mengajak jajarannya di Kemensos dan Dinas, agar meningkatkan terus pelayanan terhadap masyarakat.

Dia mengakui dalam pelaksanaan program, capaian, serta serapan anggaran, Kemensos mengalami kemajuan yang sangat positif. Namun, imbuhnya, jangan membuat berpuas diri, ke depan perlu didorong lebih baik lagi.

"Kita harus terus perteguh komitmen dalam mengemban amanah birokrasi. Agar terwujud birokrasi yang bersih dan melayani, berkinerja serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.

Di bagian lain, Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras mengatakan, anggaran 2018 sebesar Rp43,3 triliun dengan realisasi mencapai Rp41,2 triliun.

Dia juga menyebutkan, kalau penurunan angka kemiskinan menjadi prioritas Kemensos. Dengan cara meluncurkan berbagai program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Dampak dari peluncuran dua program itu tampak signifikan, terhadap penurunan angka kemiskinan. Terbukti penurunanan bisa mencapai hingga 9,66 persen. Pemerintah bertekad angka kemiskinan terus menurun hingga mencapai 9,5 persen pada 2019.

Editor : B Sadono Priyo