logo

Nelayan Desa Poperang Minsel Yang Hilang Saat Melaut Agar Dicari Oleh Pemda

Nelayan Desa Poperang Minsel Yang Hilang Saat Melaut Agar Dicari Oleh Pemda

12 Januari 2019 22:50 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - MANADO: Legislator Bara Hasibuan Walewangko,  anggota komisi VII DPR RI Dapil Sulawesi Utara (Sulut) , minta pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Sulawesi Utara, ikut bantu mencari tiga nelayan asal Desa Popareng, Minsel yang hilang saat melaut  sejak 27 Desember 2018 lalu. 

"Saya mendengar informasi saat mengunjungi keluarga para nelayan hilang itu ditemani seorang pendeta dan anggota DPRD Minsel Frini Simbar, Sabtu siang, sungguh prihatin mendengarnya," kata legislator berdarah Minahasa itu, di Manado, Sabtu (12/1/2019) seperti diwartakan Antara. 

Bang Bara, sapaan akrab salah satu konseptor berdirinya  PAN itu,  mengatakan keluarga nelayan hilang yang dikunjunginya itu, mengatakan sudah melaporkan hal tersebut ke pemerintah dan Basarnas, tetapi ketiganya belum ditemukan. 

"Menurut informasi, Basarnas sudah menurunkan tim melakukan pencarian namun ketiganya belum ditemukan, tetapi keluarga masih berharap ketiganya ditemukan, sebab yakin mereka masih hidup," katanya. 

Bara Hasibuan Walewangko saat mengunjungi keluarga korban. (Ist) (1)

Dia menyebutkan etiga nelayan yang hilang itu adalah, After Winokan (26), Siapo Slow (25) dan Frangky Kakoti (27) , yang melaut pada 27 Desember lalu dan tak pernah kembali sampai sekarang. 

Dia mengakui memang Basarnas sudah mencari, namun menyayangkan sikap Pemkab Minsel dan provinsi yang belum datang menemui keluarga  atau ikut mencari korban, sehingga berharap kiranya bisa ikut membantu mencari korban. 
 

Sementara keluarga korban, Ferri Runtukahu, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan Bara Hasibuan Walewangko, atas peristiwa yang menimpa saudara mereka. 

"Terima kasih Pak Bara dan anggota DPRD Minsel Frini Simbar yang sudah mengunjungi kami dan memberikan bantuan, semoga saudara kami bisa segara ditemukan," katanya. ***

Editor : Yon Parjiyono