logo

Dewas BPJS Ketenagakerjaan Siap Dipanggil Tim Panel DJSN

Dewas BPJS Ketenagakerjaan Siap Dipanggil Tim Panel DJSN

Ketua dan anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan, saat memberi keterangan pers. (foto,ones) 2018
11 Januari 2019 23:27 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Dewam Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan menyatakan siap, bila dipanggil Tim Panel Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus dugaan pemerkosaan, yang dilakukan seorang anggota Dewas, yang berinisial SAB terhadap stafnya RA.

"Kemungkinannya minggu depan, tim Panel akan panggil kita. Dan, kita siap untuk memberi ketetangan," tutur Ketua Dewas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Witjaksono, saat menggelar konferensi pers di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Tim Panel DJSN merupakan tim bentukan DJSN, yang bertugas menyelidiki, dugaan kasus pemerkosaan tersebut. Guntur menyatakan, kalau pihaknya mengetahui perihal kasus ini setelah mendapat surat tembusan laporan dari RA.

RA mengajukan surat kepada DJSN pada Desembet 2018 lalu (tepatnya, 6/12/2018) atas dugaan tindakan pelecehan yang dilakukan oleh SAB. "Kasus ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian. Kami mendukung kepolisian untuk memproses penyidikan, agar segera mengungkap kebenarannya," jelasnya.

Sedangkan, baik RA dan SAB sedang diperiksa oleh dewan kode etik DJSN. Bahkan, SAB dalam keterangannya beberapa waktu sudah menyatakan mundur dari anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan ini, Guntur juga membantah, pemberitaan yang menyebutkan dengan adanya kasus ini mencerminkan tata kelola Dewas BPJS Ketenagakerjaan buruk. Perlu diketahui, kata dia, tiap program yang dilakukan dan dikerjakan Dewas BPJS memperoleh penilaian tiap tahunnya.

Dihelaskannya,  setiap tahun pasti dilakukan audit oleh lembaga pengawas keuangan seperti OJK, BPK, dan KAP. Di samping kegiatan monitoring dan evaluasi dari DJSN yang mendapatkan predikat Baik

Editor : Silli Melanovi