logo

Artis VA Belasan Kali Terima Transfer Dari Mucikari

 Artis VA Belasan Kali Terima Transfer Dari Mucikari

10 Januari 2019 21:23 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Artis ibu kota Vanessa Angel (VA) ternyata sudah belasan kali menerima transfer dari mucikari Endang Suhartini (ES) yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online. Sebaliknya, VA juga sudah delapan kali mentransfer uang kepada ES selama periode 1 Januari 2018 hingga 5 Januari 2019.

Menurut Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, fakta itu terungkap dari hasil digital forensik dari handphone dan rekening koran para mucikari tersebut. "Dari rekening koran periode 1 Januari 2018-5 Januari 2019, dia mendapatkan 15 kali kiriman dari ES," ujarnya, Kamis (10/1/2019).

Polisi juga menemukan catatan senilai Rp2,8 miliar dari rekening ES yang diduga bersumber dari hasil berbisnis prostitusi online. Untuk menguatkan fakta bisnis prostitusi online ini, pihaknya juga akan memanggil lima artis yang sudah teridentifikasi.

Pada bagian lain, mucikari ES dan TN yang sudah ditetapkan sebagai tersangka berharap agar artis itu juga dikenai sanksi yang sama. Mereka merasa diperlakukan tidak adil kalau para artis itu dibiarkan bebas.

Mucikari itu mengklaim hanya berperan sebagai perantara yang ingin menolong teman artis. "Saya tidak mengajak, justru mereka yang menawarkan diri," ujar TN.

Para artis itu sengaja datang kepadanya dan menawarkan dirinya sendiri untuk masuk ke dalam jaringan. TN mengaku tidak pernah menjanjikan apapun kepada para artis itu.

Hingga saat ini, polisi masih memburu dua muncikari lainnya yang sudah dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Kedua wanita itu sudah diketahui identitasnya dan berharap dalam waktu dekat bisa segera ditangkap.

Polisi juga akan memanggil lima artis berinisial AC, TP, BS, ML dan RF untuk menguatkan peran mucikari yang sudah diamankan. Aparat sudah memiliki bukti transaksi kelima oknum artis tersebut.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto