logo

Gubernur Anies Siap Kelola Penuh Transportasi Jakarta

10 Januari 2019 19:57 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kesiapannya mengelola transportasi di Ibu Kota.

Pada kesempatan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan agar pengelolaan transportasi di Jakarta dibuat sederhana.

Ketika Presiden Jokowi menanyakan apakah DKI siap memegang kendali pengelolaan transportasi di Ibu Kota, Gubernur Anies Baswedan menyatakan siap.

“Secara prinsip, DKI siap. Dan kemarin saya ditugaskan Pak Wakil Presiden (Wapres) untuk membahas lebih detail arahan-arahan yang diberikan Pak Presiden kemarin. Intinya, DKI, arahnya akan memulai dengan penataan di dalam wilayah,” kata Anies, Kamis (10/1/2019).

Rencananya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengelola transportasi publik yang menjangkau permukiman warga. Dengan kata lain, mendekatkan layanan transportasi publik dari awalnya satu kilometer, menjadi 500 meter.

“Inti pesannya adalah bagaimana perencanaan transportasi itu bisa mengintegrasikan antar moda, dan mengintegrasikan antara pengelolaan transportasi dengan perencanaan kawasan.

Karena selama ini, salah satu masalah yang dihadapi Jakarta adalah perencanaan transportasi publik di Jakarta dilakukan sendiri, kawasan juga direncanakan sendiri,” katanya.

Karena itulah, lanjutnya, perlu ada pembicaraan tentang penggabungan perencanaan transportasi publik yang mencerminkan perencanaan kawasan.

Pihak yang mengatur kawasan adalah Pemprov DKI. Dengan adanya kendali di tangan DKI, maka pengaturan transportasi umum massal menjadi satu dengan perencanaan kawasan.

“Ini akan sangat memudahkan,” ujarnya. Dalam ratas kemarin, Anies mengungkapkan Presiden Jokowi banyak merujuk pada pengalamannya selama menjadi Gubernur DKI.

Ketika menjadi Gubernur, Jokowi sangat ingin melakukan banyak perubahan, khususnya dalam bidang transportasi dan perencanaan kawasan.

Hanya saja, selalu terbentur dengan keterbatasan kewenangan Gubernur DKI.

“Nah itu yang menjadi rujukan. Tetapi kemarin belum ada final detailnya, hanya arahnya saja. Dan itu juga disampaikan Pak Menko bahwa koordinasi transportasi akan diarahkan ke DKI,” tuturnya menegaskan.

Editor : Yon Parjiyono