logo

Tertimpa Tsunami, Kabar Duka Menyelimuti Keluarga Besar Seventeen Band

Tertimpa Tsunami, Kabar Duka Menyelimuti Keluarga Besar Seventeen Band

23 Desember 2018 13:56 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - BANTEN: Keterlibatan Seventeen Band  dalam acara gathering perusahaan PLN di Tanjung Lesung, Banten,  harus berakhir karena tertimpa bencana alam. Pada, Sabtu (22/12/2018)  sekitar pukul 21.30 WIB air pasang menyapu bersih panggung yang letaknya sangat berdekatan dengan laut.

“Dari bencana tersebut kami harus kehilangan orang-orang tercinta. Pemain bass kami M Awal Purbani yang biasa disapa Bani juga Road Manajer Oki Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya,” ujar Ifan dalam rilisnya yang diterima suarakarya.id.

Disebtkan, kejadian berlangsung saat baru lagu kedua Seventeen menghibur penonton. Air pasang naik ke permukaan dan menyeret seluruh orang yang ada di lokasi. Saat arusnya surut anggota band ada yang bisa menyelamatkan diri sementara sebagian tidak menemukan tempat berpegangan. Posisi panggung tepat membelakangi laut.

Saat ini korban bencana terpencar di klinik-klinik dalam radius 2-3 km dari lokasi kejadian. Sejak semalam tim SAR sudah diturunkan.

Seventeen Band yang selamat harus  kehilangan orang-orang tercinta. Pemain bass M Awal Purbani yang biasa disapa Bani juga Road Manajer Oki Wijaya menghembuskan nafas terakhirnya.

“Adapun keluarga yang belum kami temukan adalah Herman Sikumbang (gitaris), Andi Windu Darmawan (drum), Ujang (kru), Dylan Sahara (istri Ifan – vokalis),” ucapnya.

Ifan berharap semoga istrinya, Dylan cepat diketemukan.  “Alhamdulillah yang lain selain itu sudah diketemukan walaupun dalam kondisi luka-luka. Kita ikhlas,” tuturnya

Selain itu Ifan selaku keluarga besar Seventeen Band meminta agar semua pihak tidak menyebarkan foto-foto dari lokasi. Juga untuk tidak menyebarkan isu hoax. “Kabar teraktual hanya berasal dari kami dan akan terus kami update. Mohon doanya agar anggota keluarga kami lainnya segera diketemukan,” ucapnya. ***