logo

Genjot Promosi, Danau Toba Tebar Pesona Di Bandung TV 

Genjot Promosi, Danau Toba Tebar Pesona Di Bandung TV 

09 November 2018 04:45 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - BANDUNG: Berbagai cara dilakukan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam berpromosi Danau Toba. Salah satunya dengan menyasar masyarakat Bandung dengan menggunakan media televisi, Bandung TV, 8 November 2018.

Adalah Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar yang unjuk gigi. Kemenpar mempromosikan Danau Toba agar masyarakat Bandung tertarik untuk datang ke 10 destinasi prioritas Kemenpar, Danau Toba.

"Terharu saya untuk pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpar. Keseriusannya mengembangkan pariwisata Indonesia termasuk Danau Toba sangat kencang. Sangat kreatif. Sangat serius. Sekarang tinggal kami industri dan pemerintah daerah harus mengimbanginya," kata Ketua Asosiasi Tur dan Agen Perjalanan Indonesia (Asita ) Sumatera Utara, Solahuddin Nasution saat ditemui di acara siaran langsung Bandung TV.

Solahudin di acara promosi TV Bandung acara menjelaskan akses, aminitas, dan Spesifik Danau Toba. Pria asli Medan itu sukses menjelaskan secara gamblang penerbangan, destinasi dan apa saja yang akan didapat jika masyarakat Bandung berlibur ke Danau Toba. 

"Puas kami menjelaskan semua potensi berkat acara yang dibuat Kemenpar ini. Semoga bisa dan masyarakat Danau Toba semakin sejahtera, wisatawan nusantara dari Bandung bisa datang ke Indonesia," ujar Solahuddin. 

Promosi di Bandung TV ini merupakan rangkaian acara dan agenda Sales Mission Danau Toba di Bandung. Acara ini akan di Bandung, 9-11 November di Trans Studio Mall, Bandung. 

Perhelatan ini adalah program lanjutan. Sebelum, acara serupa telah digelar di jumlah kota. Seperti di Yogyakarta pada 7-9 September, kemudian Surabaya 14-16 September, dan Jakarta 19-20 Oktober. Danau Toba juga dipromosikan di Car Free Day Jakarta, Minggu (4/11), beberapa tahun lalu.

Kemenpar langsung diwakili oleh 
Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh. Wanita yang biasa disapa Ibu Iyung itu menjelaskan bahwa mereka ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Indonesia yang telah menetapkan bahwa Pariwisata menjadi Core Bisnis bangsa Indonesia.

"Menteri kami adalah Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan yang menekankan agar tujuan utama promosi dapat menjadi fokus. Nah, Danau Toba merupakan salah satu tempat prioritas yang diutamakan Kemenpar," beber Iyung.

Oleh karena itu, masih kata Iyung, Kemenpar mengajak seluruh masyarakat Bandung untuk hadir ke Trans Studio Bandung untuk lebih mengenal Danau Toba.

Kata Iyung akan banyak agenda yang dibuat. Agenda pertama adalah live Talkshow, kemudian Seminar dengan tema Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Terpadu Danau Toba. Ada juga Table Top di Grand Ballroom Trans, The Trans Luxury Hotel, Bandung. Misi utama perusahaan, Penjualan Langsung. Kegiatannya digelar di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung. Penjualan Langsung akan dilangsungkan selama dua hari.

“Penjualan ini kita lakukan 10 dan 11 November. Untuk membuat suasana misi penjualan menjadi menarik, kita juga akan menghadirkan masalah Batak, ”terang Iyung.

 

Budaya Batak yang akan ditampilkan dalam Penjualan Langsung antara lain Tari Marpangir, pementasan Tari Gondang Batak, dan tentu saja tarian legendaris Tor-Tor.

“Itu hanya beberapa contoh saja. Kita juga masih bisa menghidupkan orang lain yang akan ditampilkan. Seperti musik Batak, termasuk penyanyi asal Batak jebolan Indonesia Idol Maria Simorangkir, ”papar Masruroh.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengatakan promosi Danau Toba harus terus dilakukan.
“Kreativitas besar terus diperlihatkan Danau Toba. Dengan aktif seperti itu, slot kunjungan wisatawan ke Danau Toba akan terus membesar. Secara ekonomi tentu sangat menguntungkan. Apalagi, ketersediaan, aksesibilitas, dan aminitas yang terbaik. Jadi menghubungkan Anda bersama keluarga di acara ini dan datang langsung ke Danau Toba, ”tutup Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang berhasil membawa Kemenpar No. 1 dan sebagai TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok. 

Editor : Markon Piliang