logo

Erick Thohir Tak Sabar Ingin Segera Tangani Oxford United

Erick Thohir Tak Sabar Ingin Segera Tangani Oxford United

Erick Thohir
09 November 2018 00:14 WIB
Penulis : Azhari Nasution

SuaraKarya.id - JAKARTA: Pembalap Oxford United menyambut gembira Erick Thohir di papan klub sepakbola itu. Ini lantaran Erick sebelunya adalah Ketua Inter Milan, pemilik MLS DC United, pemilik keranjang Philadelphia 76ers, dan Chef De Mission dari Kontingen Indonesia untuk Olimpiade di London 2012. Dia juga mencontohkan anggota dewan FIBA ??dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk tahun 2015–2019.

Erick Bergabung dengan Ketua Sumrith "Tiger" Thanakarnjanasuth dan Direktur baru Horst Geicke dan Zaki Nuseibah di papan di U's.

“Erick adalah tambahan yang sangat menarik bagi Dewan. Dia berbagi gairah saya untuk sepakbola dan saya pikir apa yang menarik untuk diwujudkan untuk masa depan untuk klub dari kota yang terkenal di dunia seperti Oxford. Dia adalah pebisnis terkenal dan telah banyak terlibat dalam saluran hiburan, berita dan olahraga plus platform digital. Saya sudah mengenalnya sejak lama. Bersama dengan Horst Geicke dan Zaki Nuseibah, mereka akan menjadi aset utama bagi klub sepakbola ini, "kata Thanakarnjanasuth.

Sementara Erick mengaku dirinya tertarik untuk bergabung dan mengembangkan Oxford United. “Saya sudah mengenal Tiger sejak lama dan ingin segera terlibat dengan Oxford United. Saya tertarik untuk mendukungnya dalam beberapa cara. Sekitar orang tahu tentang kota tapi saya juga tertarik dengan klub sepakbola. Saya telah melihat sejarah mereka - HUT ke-125 telah benar-benar menunjukkan bagaimana klub telah menjadi bagian dari membangun klub, "kata Erick.

“Saya pikir kita perlu mengakui sejarah itu dan menjaga semangat klub. Jika saya dapat menambahkan pengalaman dalam beberapa cara untuk mengembangkan klub maka itu sangat bagus untuk kita semua, "imbuhnya.

Erick, dia tidak sabar dan ingin segera bekerja. "Saya berharap dapat bekerja dengan Tiger, Dewan dan staf manajemen di Amerika Serikat," pungkas Erick. 

Editor : Markon Piliang