logo

Kota Solo Jadi Pilot Project Pemenuhan Garam Beryodium

Kota Solo Jadi Pilot Project Pemenuhan Garam Beryodium

Country Director Nutrition International, Sri Kusyuniati
08 November 2018 17:02 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Pemenuhan kebutuhan garam beryodium terus digalakkan pemerintah bersama stakeholder. Mengingat pentingnya mengkomsumsi garam beryodium tersebut, Nutrition International sebuah organisasi nirlaba membantu meningkatkan pemenuhan garam beryodium di Jawa Tengah.

Diantaranya dengan memberikan bantuan mini laboratorium untuk mengecek kandungan yodium dalam garam ke 14 kelurahan di Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/11/2018).

"Kota Solo dan Rembang akan menjadi pilot project untuk pemenuhan garam beryodium. Nantinya bisa dicontoh oleh daerah lain," kata Country Director Nutrition International, Sri Kusyuniati, disela-sela memberikan bantuan mini lab yang diserahkan secara simbolis kepada Staf Ahli Wali Kota Bidang Keuangan dan Pembangunan, Lilik Joko Sapyanto di Kota Solo, Jawa Tengah.

Menurut Sri, kekurangan yodium bisa menyebabkan penyakit gondom, kretinisme, down syndrom, kebodohan serta penurunan kesuburan wanita. Garam beryodium juga penting bagi ibu hamil.

"Hak ibu hamil untuk mendapatkam garam yang memenuhi syarat. Kami telah membantu lebih dari 100 perusahaan garam di Jawa Tengah dengan memberikan bantuan teknis produksi garam beryodium," jelasnya.

Sri menambahkan saat ini banyak beredar garam abal-abal yang tidak mengandung yodium. Garam yang memenuhi syarat adalah yang mengandung yodium 30 ppm.

"Kalau tidak memenuhi syarat ya harus ditolak karena bisa menghasilkan anak-anak yang tidak berkualitas," katanya lagi.

Mini lab deteksi garam beryodium tersebut terdiri dari pipet, reagen, serta tabung reaksi. Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa terus berkelanjutan.

"Wali Kota Solo mengatakan akan menganggarkan untuk pembelian reagen. Dan akan diteruskan hingga ke tingkat RW, sebelumnya kami juga telah melakukan pelatihan untuk menggunakan mini lab ini," pungkasnya. ***

Editor : Silli Melanovi