logo

Kemenpar Gelar WI Sales Mission Golf Di 2 Kota Besar Korsel

Kemenpar Gelar WI Sales Mission Golf Di 2 Kota Besar Korsel

08 November 2018 16:09 WIB
Penulis : Syamsudin Walad

SuaraKarya.id - JAKARTA:  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali promosikan wisata golf ke Korea Selatan (Korsel). Lewat Wonderful Indonesia Golf Sales Mission 2018, Kemenpar ingin menjaring lebih banyak penggemar golf dari negeri ginseng.

Wonderful Indonesia Golf Sales Mission in Korea digelar di dua kota terbesar di Korsel. Yakni di Seoul pada 6 November dan di Busan 8 November 2018.

Deputi Bidang Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Nia Niscaya mengatakan, wisman asal Korsel memiliki karakteristik yang berbeda dengan wisman dari negara lain. Menurutnya, wisman asal Korsel cenderung melakukan perjalanan dengan tujuan yang pasti seperti MICE atau wisata olahraga.

"Besarnya potensi pergerakan wisman dari Korsel akan kami garap optimal. Kegemaran mereka akan wisata  olahraga menjadi salah satu latar belakang digelarnya acara ini," ujar Nia.

Nia mengatakan, dari sisi Indonesia, golf merupakan salah satu daya tarik yang dimiliki oleh Indonesia untuk menarik datangnya wisman. Tercatat Indonesia memiliki lebih dari 150 golf course yang tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Sejumlah lapangan golf di Tanah Air bahkan telah berstandar dunia dan merupakan hasil desain dan karya terbaik arsitek termasyur dunia seperti Jack Nicklaus, Bob Moore Jr, Ted Robinson, dan lain-lain.

"Golf fee di Indonesia juga tergolong kompetitif dan murah serta pelayanan caddy yang professional. Selain juga jaminan lapangan golf dengan standar Internasional dan well maintain," kata Nia.

Nia menargetkan ajang tersebut mampu menjaring setidaknya 420.000 wisman asal Korsel untuk berkunjung ke Indonesia sampai tutup tahun ini. Pada 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 378.769 wisman asal Korsel berkunjung ke Tanah Air.

Untuk kegiatan tersebut, Kemenpar melibatkan para pelaku industri pariwisata termasuk di antaranya dari Batam, Bintan, hingga Bogor sebagai destinasi wisata yang selama ini difavoritkan wisman Korsel.

"Industri yang berpartisipasi pada acara ini di antaranya Lapangan Golf dari Bogor, Batam dan Bintan, Bali dan Hospitality serta Akomodasi dari Bogor," katanya.

Pihaknya menggandeng dua maskapai yakni Garuda Indonesia dan Vietnam Airlines sebagai dukungan aksesibilitas sehingga diharapkan semakin memudahkan wisman Korsel untuk melancong ke Indonesia.

"Ini salah satu upaya kami untuk mengoptimalkan pasar Korea Selatan yang selama ini dianggap memiliki potensi yang besar sebagai kantong wisman ke Indonesia," kata Nia.

Nia menambahkan, delegasi dalam Sales Mission akan berinteraksi dengan puluhan buyers potensial asal Korea Selatan. Mereka merupakan para pelaku industri pariwisata lokal di Busan dan Seoul.

"Sales Mission ini merupakan kelanjutan dari dukungan dan kerja sama Famtrip Agent Golf Korea yang sebelumnya pernah digelar di antaranya Promosi Wonderful Indonesia pada Golf Tour oleh Event World Tour di Bogor pada 14 Agustus 2018," ungkap wanita berhijab itu.

Di samping itu, Familiarization Trip Korean Golf Agents di Bogor-Cikarang-Karawang pada 26-29 September 2018 dan Familiarization Trip Korean Golf Media & Agents di Bali-Bogor-Jakarta pada 19 – 23 November 2018.

Menteri Pariswisata Arief Yahya mengatakan, lapangan golf Indonesia memiliki keunggulan dalam beberapa hal. Salah satunya keindahan pemandangan alam di sekitarnya, mulai dari laut, gunung berapi, hingga hutan hujan tropis.

"Atraksinya sudah kuat, lapangan golf kita sudah sering menggelar turnamen internasional, karena itu sudah saatnya dipromosikan," ujar Menpar Arief Yahya.

Di samping itu caddy Indonesia pun terampil. Ditambah lapangannya yang bisa dipakai sepanjang tahun karena faktor iklim.

"Faktor penarik lainnya adalah harga paket bermain golf di Indonesia yang lebih murah daripada di Korea," ungkap Menpar Arief Yahya.

Editor : Silli Melanovi