logo

Mensos Beri Bantuan Korban Gempa Sumenep Madura

 Mensos Beri Bantuan Korban Gempa Sumenep Madura

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah, baju putih) menjenguk korban gempa Sumenep. (foto,ist)
11 Oktober 2018 18:56 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - SUMENEP: "Mewakili pemerintah pusat saya melalui acara berduka cita atas bencana gempa bumi yang terjadi dini hari sebelumnya (Kamis, 11/10/2018). Kepada keluarga korban meninggal semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. pulih, "tutur Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, usai pengunjung korban gempa Sumenep yang disunting di Puskesmas Gayam, Sumenep, Madura, Kamis (11/10/2018).

Mensos mengunjungi Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, Kamis sore. Kedatangan tersebut untuk menjenguk korban luka-luka di Puskesmas Gayam, tempat pengungsian penduduk terdampak gempa, dan menyerahkan santunan ahli waris korban meninggal.

Santunan diberikan pada ahli waris dari tiga korban atas nama Nadar, Nuril Kasmilia, dan Sarwini. Sekaligus bantuan melalui 20 gulung, 50 velbed, 60 selimut, 60 paket sandang, 20 kasur, 20 foodware, dan enam tenda keluarga.

Dikemukakannya, dalam kondisi bencana gempa bumi seperti ini, fitur yang sangat penting. Untuk memastikan semua orang terdampak gempa terpenuhi dan mereka tertangani dengan baik. "Dengan kita di tengah-tengah mereka, ada semangat untuk bangkit, ada perasaan tenang karena mereka tidak sendiri. Di saat yang sama harus bekerja cepat dan tanggap dalam penanganan korban bencana," ungkapnya.

Seperti halnya gempa dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau sebaliknya di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

Sebanyak tiga orang meninggal dunia dan 24 orang dibagikan luka-luka. Sebanyak 16 diatih di Puskesmas Kecamatan Gayam. Gempa juga menyebabkan kerusakan rumah warga, yaitu 210 rumah di Kecamatan Gayam, dan 31 rumah rusak ada di Kecamatan Nonggunong.

Editor : Markon Piliang