logo

Bangun Soliditas, Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga DKI Yakin Menang Telak 60 Persen

Bangun Soliditas, Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga DKI Yakin Menang Telak 60 Persen

M Taufik
11 Oktober 2018 06:23 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Tim pemenangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno DKI Jakarta menggelar rapat konsulidasi pertama di sebuah hotel di kawasan Cikini, Rabu (10/10/2018).

Ketua Tim Pemenangan DKI Jakarta Mohamad Taufik didampingi Sekretaris Eko Patrio Purnomo menyampaikan pentingnya membangun kebersamaan, soliditas menyatukan langkah, semangat dan strategi yang sama dari partai-partai pengusung agar pasangan Prabowo-Sandiaga meraih kemenangan meyakinkan di Ibu Kota.

"Saya melihat semua kader dan fungsionaris partai pendukung (Partai Gerindra, PAN, Partai Berkarya) dan PKS izin karena ada acara partai. Mereka bersemangat. Siap berjuang allout di Pemilu 2019 nanti," ujar M Taufik kepada wartawan.

Ia menambahkan Partai Gerindra dan PKS memiliki modal kemenangan yang diraih di Pilkada DKI Jakarta, di mana mampu merebut kemenangan 52 persen.

"Target kami merebut 60 persen suara di Jakarta. Kami yakin tercapai karena semua sudah siap terjun ke masyarakat, mengajak para pemilih warga Jakarta mencoblos pasangan nomor urut 2," katanya.

Menurut Taufik, PKS tetap solid dalam mendukung pemenangan pasangan capres Prabowo Subianto- cawapres Sandiaga Uno di Pileg 2019. Ketidakhadiran PKS jangan dianggap mereka setengah hati.

"PKS itu partai besar yang memiliki semangat dan soliditas luar biasa. Pimpinannya ngomong A semua kader sampai palibg bawah A, jadi kami sangat menghargai PKS sebagai motor penggerak menuju satu tujuan, memenangkan Prabowo-Sandiaga," ucap MTaufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI ini.

Sementara itu, pengurus partai koalisi lainnya, seperti Demokrat, PAN, dan Partai Berkarya hadir.

Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta, Santoso, membenarkan ketidakhadiran kader PKS Jakarta dalam rapat kerja pemenangan Prabowo-Sandi.

"Yang saya tahu memang dari pengurus PKS Jakarta tak hadir,"ujar Santoso, kepada wartawan disela-sela rapat kerja.

Santoso pun menyayangkan ketidakhadiran PKS dalan rapat kerja pemenangan Prabowo-Sandi tersebut.

"Ini kan rapat penting, seharusnya ada perwakilan dari DPW PKS yang hadir,"tuturnya menerangkan. Lantas apa yang menyebabkan tak hadirnya orang PKS dalam acara rapat kerja pemenangan Prabowo-Sandi ?

"Wah, kalau itu jangan tanya saya dong. Tapi bagi saya, apapun alasannya seharusnya PKS datang ini kan untuk membuktikan kesolidan kita dalam mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019," ucap Santoso menambahkan.

Menurut sumber, ketidakhadiran PKS karena perebutan jabatan Wakil Gubernur DKI yang lowong, ditunggalkan Sandiaga Uno.

"Seharusnya PKS menjaga soliditas koalisi pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno,"kata Santoso.

Editor : Yon Parjiyono