logo

Gambaran Pemimpin Yang Hebat

Gambaran Pemimpin Yang Hebat

06 Oktober 2018 08:40 WIB

SuaraKarya.id - Oleh : Dr Mulyono D Prawiro

Akhir tahun 2018 ini dan awal tahun 2019 banyak orang yang mengatakan bahwa kita memasuki tahun politik, di mana diperkirakan akan terjadi hiruk-pikuk yang menyita banyak perhatian. Dua pasang calon pemimpin bangsa akan beradu program dan melakukan kampanye besar-besaran,  untuk memperoleh dukungan dan simpati dari rakyat.  Agar nantinya,  mereka bisa lolos untuk menduduki posisi orang nomor satu di negeri ini.

Kalau kita perhatikan kedua tokoh tersebut merupakan tokoh pilihan rakyat. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita hanya dihadapkan pada dua pilihan dalam ajang pemilihan presiden/wakil presiden tahun depan. Dari dua tokoh itu, tentunya kita tidak sembarangan untuk menentukan pilihan, ada beberapa kreteria yang mungkin perlu kita pertimbangkan.

Di antara banyak orang, ada yang menginginkan tahun depan ganti pemerintahan dan ada pula yang menginginan pemerintah yang sekarang tetap melanjutkan untuk waktu 5 tahun mendatang. Di tengah-tengah kebimbangan dalam menentukan pilihan, tentunya kita sebagai bangsa diingatkan bahwa Indonesia pernah merasa bangga, karena telah memiliki seorang pemimpin yang hebat pada zamannya. Seorang tokoh pejuang yang gigih mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memproklamisikan kemerdekaan Indonesia.

Tokoh karismatik itu adalah Presiden Soekarno, seorang pemimpin sejati yang memiliki karakter yang luar biasa, dan bisa dikatakan dia adalah pemimpin yang handal yang pernah dimiliki negeri ini. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah ada pemimpin yang sehebat Bung Karno di jaman modern seperti sekarang ini ?

Untuk menjadi seorang pemimpin di zaman modern tidaklah mudah, ada hal-hal yang perlu dicermati dan didalami oleh sang pemimpin tersebut, mereka harus memiliki strategi yang jitu bila seseorang ingin menjadi pemimpin yang handal. Bukan hanya memiliki pengaruh dan masa yang banyak, tetapi juga harus mampu melihat dan menggunakan fakta, statistik dan patokan objektif pada setiap kesempatan yang dimiliki, untuk membangun kasus tentang kebutuhan masyarakat dan mampu menyelesaikan.

Pemimpin yang dibutuhkan saat ini sepertinya masih relevan yaitu pemimpin yang memiliki karakter seperti Bung Karno, dia harus pandai perpidato di depan umum dan mampu menjelaskan kepada masyarakat, serta mampu menyederhanakan permasalahan. Terutama, dia harus bisa menggabungkan keahliannya dengan kemampuan mengembangkan dan menyampaikan keyakinannya yang kuat,  untuk membangun kemakmuran rakyatnya.

Indonesia boleh bangga karena pernah memiliki pemimpin yang handal seperti itu, dia adalah seorang orator ulung serta setiap tindakan dan ucapan yang disampaikan mampu membakar semangat rakyat, dan rakyat mendapatkan inspirasi yang luar biasa. Sehingga, yakin Indonesia akan semakin makmur dan sejahtera.

Pemimpin yang seperti itulah yang sampai saat ini masih sangat ditunggu-tunggu keberadaannya oleh masyarakat. Setiap kali berpidato, Bung Karno mampu memberikan harapan dan cita-cita bangsa mendorong terwujudnya mimpi-mimpi indah agar menjadi kenyataan.

Menurut jurnal Republik, pada tanggal 30 September 1960 Presiden Soekarno menyampaikan pidato politiknya yang klasik di depan Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa di Lake Success, New York, Amerika Serikat. Dalam pidato selama lebih kurang 45 menit itu, Bang Karno mendapatkan aplaus dan sorak-sorai yang luar biasa, dari hadirin yang memadati gedung PPB tersebut. Ini menandakan bahwa Indonesia mempunyai pemimpin yang hebat yang mampu menggetarkan hati. Dukungan berasal dari negara-negara dunia ketiga, yang menyambut dengan hangat setiap pernyataan Soekarno yang dianggap relevan mewakili sikap dan pandangan mereka terhadap lembaga PBB itu.

Pemimpin yang handal bagaikan presenter hebat yang bisa menggambarkan betapa pentingnya kemampuan untuk melakukan presentasi di hadapan kleinnya, dan membuat mereka tetap mendengar dan berpihak, serta tetap bersama dengan lembaga di mana presenter itu mewakilinya, dengan bahasa yang keren disebut “tidak berpindah ke lain hati”.

Kemampuan untuk mempresentasikan gagasan dengan jelas, menyakinkan, dan penuh rasa percaya diri itu sangat penting bagi diri sendiri, organisasi dan komunitas kita. Seperti digambarkan oleh Dr Brad McRae, seorang ahli komunikasi dari University of British Columbia, bahwa pemimpin yang handal harus memiliki minimal 5 unsur pokok. Pertama, credible atau dapat dipercaya, artinya pemimpin itu harus mempunyai kejujuran, dan mampu memberikan jawaban yang memuaskan, autentisitas dan keakuratan dalam memberikan pembahasan dan pegangan.

Kedua, competent atau cakap, artinya mereka harus mampu membangun kompetensi dengan berbagai cara, antara lain, berdasarkan pengalaman, penelitian atau penggabungan dengan hasil penelitian lain dan berdasarkan hasil kajian dan pemahaman materi secara mendalam. Ketiga, mereka harus compatible atau harmonis, artinya mampu menciptakan keselarasan antara pemimpin dan yang dipimpin. Ini bisa dilakukan dengan mendengar pengalaman orang lain yang biasa disebut dengan proses modeling atau meniru perilaku orang lain.

Keempat, mereka harus care atau peduli, artinya ada cara untuk mengetahui kepedulian, yaitu di mata rakyat mereka memberikan kesempatan rakyat untuk penilaian hal-hal yang dilakukan dengan sangat terbuka. Kelima, dynamic atau bersemangat, artinya mereka harus memiliki kemampuan untuk membuat rakyat berpengharapan, termotivasi dan bersemangat.

Dari gambaran unsur pokok yang harus dimiliki pemimpin tersebut, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana mereka itu dapat menjadi seperti itu. Salah satu rahasia untuk menjadi pemimpin yang handal adalah “Slight Edge Technique”.

Seperti yang dituturkan oleh Brad, yaitu Perubahan yang sesungguhnya, seperti halnya penuaan, terjadi secara perlahan. Perubahan membantu memastikan kita membuat perubahan yang kita inginkan, dan memperkuat peningkatan perbaikan secara terus-menerus.

Kenneth Wydro, seorang penulis buku terkenal asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa Slight edge merupakan masalah kesadaran diri, untuk mengetahui apa yang sedang kita lakukan pada saat melakukannya. Bagi Indonesia, Soekarno memang dianggap pemimpin sejati dan jago berpidato, dan isinyapun mampu menciptakan dan mendorong adanya perubahan ke arah yang lebih gemilang, yaitu menginginkan satu Dunia Baru penuh dengan perdamaian dan kesejahteraan.

Mudah-mudahan Indonesia akan memiliki pemimpin yang handal dan dihormati serta disegani seperti Bung Karno dulu. Semoga.

(Penulis adalah Dosen Pascasarjana dan Anggota Senat Universitas Satyagama dan Universitas Trilogi, Jakarta)

Editor : Yon Parjiyono