logo

Relawan Waras Desak Jokowi Kembalikan Indosat Ke Indonesia

Relawan Waras Desak Jokowi Kembalikan Indosat Ke Indonesia

Relawan Waras diterima Wakil Ketua DPR Fadli Zon
28 September 2018 07:35 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id -  

JAKARTA: Relawan Warga Rasional (Relawan WaRas) desak Presiden Jokowi  segera penuhi janji untuk kembalikan PT.INDOSAT ke Indonesia.

"Kami sudah terlalu lama melihat dan menunggu janji janji kebohongan Presiden Jokowi kepada bangsa dan rakyat Indonesia. Oleh karena itu dalam sisa  waktu rezim ini berkuasa segera penuhi janji janji yang pernah diucapkannya sendiri," tegas H.M.Ismail,SH,MH, Sekjen Relawan Warga Rasional (Relawan WaRas) saat diterima Wakil Ketua DPR RI Fadlizon di Gedung DPR RI Kamis (27/9/ 2018) di Jakarta.

Ismail juga mempertanyakan bukankah Jokowi sedang menggembar gemborkan menjadikan Indonesia sebagai negara yang ramah terhadap budaya digital, informatika dan telematika. Bagaimana dapat mencapai cita cita seperti itu jika bidang telekomunikasi saja belum dikuasai oleh negara Republik Indonrsia.

Menurut Ismail yang juga sebagai Ketua TIM PEPATI (Tim Penyelamat dan Pembela Aset Telekomunikasi Indonesia) bahwa di jualnya PT. Indosat oleh rezim Megawati Sukarno Putri ke Sintel Singapura bukan hanya sekedar melepas asset negara. Tetapi lepasnya Indosat berarti menjual Kedaulatan bidang Telekomunikasi RI ke negara lain. Di masa kekuasaan Presiden Megawati waktu itu sisa Kedaulatan Negara Republik Indonesia ini dengan harga obral ahirnya dilepas juga ke PT.TEMASEK di Singapura.

"Saya prihatin Megawati Sukarno Putri menjual Kedaulatan RI ke negara lain," ujar Ismail lagi. 

Tim Pepati dibentuk dan didirikan oleh sekitar 17 orang tokoh tokoh bangsa Indonesia. Sejak tahun 2003 sampai sekarang rutin terus memperjuangkan PT. INDOSAT kembali kepangkuan Ibu Pertiwi.

Menguasai bidang Telekomunikasi adalah sangat taktis dan strategis untuk kepentingan bangsa dan negara RI secara luas. Oleh karena itu merebut  Indosat dari negara lain artinya meletakan dan menata untuk menjadikan Indonesia menjadi jaya dan sejahtera kembali. 

"Membeli kembali Indosat untuk kepentingan Indonesia lebih berarti dan lebih menguntungkan ketimbang memaksakan diri membangun insfrastruktur ," katanya lagi.