logo

Besok Jumat, Maruli Tampubolon Luncurkan Singel Terbarunya

Besok Jumat, Maruli Tampubolon Luncurkan Singel Terbarunya

Maruli Tampubolon
06 September 2018 18:27 WIB
Penulis : Yacob Nauly

SuaraKarya.id - AMBON: Besok, Jumat, 7 September 2018, penyanyi, bintang film, dan sekaligus juga pengacara, Maruli Tampubolon akan meluncurkan singel terbarunya yang bertajuk "Semurni Embun Pagi".

Lagu ciptaan musisi muda Aldi Nada Permana itu merupakan singel kesembilan Maruli, setelah sebelumnya dia meluncurkan "Ucapkan Selamat Tinggal", "September Ceria", "Cinta Sendirian" (bersama Syahrini), "Butterfly" (bersama Raisa), "Bahagia Tanpaku", dan lainnya.

Singel "Semurni Embun Pagi" itu sendiri bakal menjadi lagu ujung tombak (andalan) dalam album penuh perdana Maruli, yang saat ini masih dalam tahap penggarapan.

"Jadi peluncuran singel andalan untuk album perdana saya ini merupakan semacam pengantar, sebelum para penikmat musik di tanah air mendengar satu album utuh nantinya," kata Maruli seperti dilansir Antara di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Menurut dia, "Semurni Embun Pagi" mengisahkan tentang cinta, soal rasa ketika seseorang jatuh cinta. Satu hal yang pasti, lagu "easy listening" ini pernah dinyanyikannya saat pernikahan Raffy-Nagita di Bali, dan banyak mendapat pujian dari para musisi.

Maruli memilih lagu itu sebagai ujung tombak album perdananya nanti bukan tanpa alasan.

Produser kondang semacam Jan Djuhana (Sony-BMG) pun menyatakan lagu itu cocok sekali dibawakan oleh artis kelahiran Jakarta tahun 1987 tersebut.

"Pak Jan bilang lagu ini cocok dengan karakter saya," katanya.

Ia juga berharap kesesuaian itu akan menghadirkan sesuatu yang baru dalam khasanah musik nasional, dan lagunya disukai oleh masyarakat.

Ketika ditanyakan tentang kekuatan lagu itu bila dibawakan secara duet, Maruli mengatakan, "Rasanya lebih cocok dalam konsep solis. Saat ini begitu yang saya rasakan, tetapi kalau nantinya, suatu saat, mau dibuat duet, ya ... mungkin juga bisa."

    
Talenta menyanyi

Mengapa Anda tidak menciptakan lagu sendiri?
 
"Ada sih saya tulis lagu dengan Andi Riyanto, tapi belum keluar, nantilah," kata Maruli.

Ia juga mengatakan proses membuat lagu bukan perkara mudah dan butuh banyak waktu, sementara dirinya yang menyandang tiga profesi sekaligus tentu akan kerepotan.

"Tapi saya bersyukur memiliki banyak teman dari kalangan musisi. Mereka itu diberi talenta besar oleh Tuhan untuk menciptakan karya-karya indah, sementara saya bersyukur karena diberikan talenta untuk mengeksekusi (menyanyikan)-nya," katanya.

Setelah meluncurkan singel "Semurni Embun Pagi", Maruli akan menuntaskan penggarapan album perdananya yang direncanakan berisi 12 lagu, dibantu Aldi Nada Permana, Denis Lusi, dan komposer Andi Riyanto.

Selain "Semurni Embun Pagi", lagu yang masuk antara lain "Butterfly", "Kau Ucap Selamat Tinggal", "Bahagia Tanpaku", dan "Inikah Cinta".

Bertema cinta, lagu-lagu dalam album perdana Maruli Tampubolon dibuat dalam aneka genre. Ada R&B, Orkestra, Pop, dan lainnya.

"Saya buat dinamis karena itulah kontribusi kita untuk industri musik Indonesia," katanya, seraya menyatakan proses pembuatan albumnya itu sudah memakan waktu tidak kurang dari 5 tahun.

 

Maruli Tampubolon, penyanyi, bintang film, dan sekaligus juga pengacara (Munadi)
"Devil Advocate"

Bagaimana rencana promosi singel "Semurni Embun Pagi"?

"Kita mau lain dari yang lain. Biasanya kan press conference, tapi saya dan juga temen-temen dari label MT Production mau beda. Ada pemberitaan, ada dari digital content lewat platform-platform semacam i-Tunes, Sportify, Joox dan sebagainya," kata Maruli.

Selain itu, ada juga tur radio dan televisi, juga road show di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Medan, dan sebagainya.

Maruli juga menyatakan cara promosi benar-benar dipikirkan secara matang dari semua sisi agar efisien dan efektif.

"Menyeluruhlah, kita berpikir seperti (dalam film) The Devil Advocate (Keanu Reeves, Al Pacino), begitu rinci dan dari segala sisi," katanya.

"Nah, karena singel ini merupakan pengantar sebelum album penuh saya keluar, maka kerja promosi pun berkelanjutan. Jadi besok tanggal 7 September, saya maunya tidak selesai di situ. Hangatnya harus terus jalan, tidak berhenti dan selesai besok," demikian Maruli Tampubolon. ***
 

Editor : B Sadono Priyo