logo

Sebagai Senior Di Golkar, Rully Optimis AGK Mampu Berikan Pengabdian Terbaik

Sebagai Senior Di Golkar, Rully Optimis AGK Mampu Berikan Pengabdian Terbaik

Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI dan Koordinator Nanglu Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dari Partai Golkar, Rully Chairul Azwar
26 Agustus 2018 23:59 WIB
Penulis : AG. Sofyan

SuaraKarya.id - JAKARTA: Politisi senior Partai Golkar, Rully Chairul Azwar merespon positif penunjukan Agus Gumiwang Kartasasmita (AGK) sebagai Menteri Sosial Kabinet Kerja menggantikan koleganya, Idrus Marham yang menyatakan mundur karena harus fokus menghadapi masalah hukum yang menimpanya.

Penunjukan Presiden Jokowi kepada AGK yang juga Ketua Korbid DPP Partai Golkar dan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, menurut Rully Chairul Azwar sudah cocok, pas, dan pilihan yang tepat untuk memperlancar tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam menangani bidang sosial yang semakin berat dan menantang.

Terlebih beberapa kali di sebagian wilayah nusantara mengalami bencana. Yang terakhir bencana gempa bumi di Lombok yang menelan ratusan korban dan infrastruktur rusak berat. Selain juga masalah kemiskinan yang menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Jokowi-JK yang harus dituntaskan sehingga kesejahteraan rakyat semakin merata.

"Selain karena senioritas di partai, pengalaman tugas di DPR beberapa periode, akses relasi di dalam dan luar negeri yang bisa diandalkan maupun background pendidikan, saya yakin, AGK bisa sangat mumpuni menjadi menterinya Pak Jokowi. Saya menilai sudah sangat pantaslah kalau Agus dipercaya sebagai Mensos. Dia sangat loyal dan militan dalam setiap tugas maupun tanggung jawab yang diembannya,"ujar Rully yang sekarang dipercaya sebagai Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI di Jakarta, Minggu (26/8/2018).

Sebagai Menteri Sosial, mantan Anggota DPR beberapa periode ini menyarankan agar AGK tetap melanjutkan dan mensinergikan program-program kerakyatan yang notabene adalah program pemerintahan Jokowi-JK yang positif dan pernah dilakukan pendahulunya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Putra mantan Ketua DPD RI dan menteri beberapa kali zaman Orba, Ir Ginandjar Kartasasmita ini, kata Rully, diharapkan bisa membuktikan dan memastikan terlaksananya dengan baik segala upaya untuk tercapainya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, antara lain diukur dari Human Development Index warga negara Indonesia yang meningkat terus.

Politisi Beringin yang terlibat langsung dalam amandemen UUD saat di awal reformasi ini meyakini AGK mampu menjawab tantangan di sisa pemerintahan Jokowi hingga Oktober 2019 yakni menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. Terlebih anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai Rp 31 Triliun pada 2019. Angka ini meningkat dua kali lipat dari tahun 2018 yang hanya Rp17 triliun. Presiden pun telah perintahkan untuk PKH anggarannya ditambah 2 kali lipat.

"Insya Allah, Agus dapat melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tren terhadap angka kemiskinan cenderung menurun terus, termasuk gini ratio yang sudah dibawah 0,4,"ucap Koordinator Bidang NangluTim Pemenangan capres dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin ini***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto