logo

Mahasiswa ITS Diajak Meneliti Bahan Bakar Pengganti Minyak

Mahasiswa ITS Diajak Meneliti Bahan Bakar Pengganti Minyak

09 Agustus 2018 21:58 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id - SURABAYA: Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS)  diajak melakukan penelitian dan berinovasi memanfaatkan teknologi baterai atau solar cell. Teknologi itu diharapkan mampu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang semakin menipis.

Himbauan itu disampaikan Direktur PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Teknik Elektro ITS yang akan mengikuti program magang bersertifikat. "Solar sell itu bisa digunakan untuk menggantikan BBM kapal motor yang merupakan alat transportasi sungai dan selat," ujarnya, Kamis (9/8/2018).

Syamsul yang juga alumni ITS Fakultas Teknik Elektro E27 periode 1993 itu menjelaskan bahwa konsumsi BBM sebisa mungkin harus diturunkan. PLN sendiri dituntut untuk meningkatkan pemakaian energi baru dan terbarukan (EBT) untuk memenuhi kebutuhan listrik setiap tahunnnya yang mencapai 7.000 MW.

Selain bahan bakar pengganti untuk kapal motor, kata dia, masih banyak inovasi-inovasi yang perlu diriset mahasiswa untuk memajukan PLN. Apalagi jumlah pelanggan yang saat ini sudah mencapai 65,3 juta pelanggan itu, masih akan terus bertambah.

Pada bagian lain, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi Distribusi Jatim, Dwi Suryo menjelaskan bahwa kehadiran PLN ke ITS merupakan bentuk kepedulian PLN kepada kampus. Program ini sekaligus memberi kesempatan kepada kampus untuk ikut melakukan penelitian.

Para mahasiswa ITS itu diberi kesempatan untuk melaksakanan program magang selama satu semester di PLN dan akan diberikan dana yang cukup berupa uang saku. "Hasil penelitian mahasiswa itu akan kami manfaatkan untuk kemajuan PLN," ujarnya.***

Editor : Markon Piliang