logo

Jakarnaval 2018 Sangat Mengesankan, Tahun Depan Jangan Sampai Absen

Jakarnaval 2018 Sangat Mengesankan, Tahun Depan Jangan Sampai Absen

11 Juli 2018 23:31 WIB
Penulis : Dwi Putro Agus Asianto

SuaraKarya.id - JAKARTA:  Pawai kreasi budaya tahunan Jakarnaval dengan berbagai atraksi serta iringan mobil hias yang digelar di Jl Medan Merdeka Selatan dan Medan Merdeka Barat sampai Monas  hari Minggu (8/7/2018) sampai malam yang lalu sangat mengesankan bagi penonton. Karena  itu banyak warga Jakarta yang mengharapkan agar Jakarnaval tahun 2019 nanti  diadakan lagi  dengan perhitungan waktu yang lebih akurat. 

R Rohadi warga RW 08 Petojo Selatan mengungkapkan pawainya sangat bagus. "Sayangnya saya nggak tahu kalau ada mobil hias. Sebab pas Maghrib saya sudah di rumah. Sedangkan pawai mobil hiasnya baru setelah maghrib," tutur Rohadi, Rabu (11/7). 

Rohadi dan cucunya nonton Jakarnaval di sebelah barat Patung Kuda (Arjuna Wijaya). 

Namun Rohadi menyesal tidak sempat mengabadikan moment karnaval tersebut dengan  androidnya. 

Cucu Rohadi yang lain lagi bernama Saraya Nafisah siswa klas 5 SD menonton Jakarnaval di depan Museum Gajah (Museum Nasional) Jl Medan Merdeka. Ia bersama teman temannya yang lebih besar menyaksikan pawai di situ sampai bubaran malam hari. "Ya. Pawainya bagus bagus. Kami nonton  sampai iring iringan mobil hias lewat semua," katanya. 

Menurut Nafisah Jakarnaval yang dilepas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno itu  sangat mengesankan. Tentunya tahun depan Jakarnaval dengan 4.000 an orang peserta itu harus lebih seru lagi.

Hal senada diungkapkan Kaharudin warga Kecamatan Tamansari yang juga ikut pawai Jakarnaval. Ia bersama temannya ingin karnaval memperingati HUT ke-491 Kota Jakarta itu diselenggarakan pada HUT yang ke-492 nanti. 

"Kami sejak pagi sudah di Monas. Tapi baru sore hari dapat giliran jalan. Kami dapat nomor 26,"  kata Kahar. 

Tahun depan jangan terlambat mulainya," katanya meminta.

Lain lagi dengan Titik warga Duren Sawit Jakarta Timur bersana suaminya hanya menonton lewat jendela KRL yang sedang melintas dari stasiun Gondangdia ke stasiun Gambir terus ke Juanda. "Dari atas kelihatan lebih bagus," kata Titik. 

Menurut Rohadi Jakarnaval berhasil membawakan tema Asian Games 2018 dengan menampilkan atlet atlet olahraga dan maskot Asian Games ke-18. 

"Saya merasa bangga Indonesia menjadi penyelenggara Asian Games lagi setelah 56 tahun. Waktu itu saya masih kecil," ujar kakek dari beberapa cucu ini.

Dia berpendaoat kalau saja mobil hias didahulukan dalam Jakarnaval tersebut mungkin pawai dapat lebih cepat. 

Namun Kepala Bidang Promosi dan Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Hari Wibowo menjelaskan bila mobil hias didahulukan tidak mungkin. Sebab gas buangan dari mobil mobil hias itu dapat membuat peserta Jakarnaval yang berjalan kaki di belakangnya sesak  nafas.

Pada acara pelepasan Jakarnaval hadir pula para pejabat DKI Jakarta, termasuk Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar dan Kepala Sudin Kominfotik Jakarta Timur  Yuliarto.

Museum museum di Jakarta dan komunitasnya juga ikut pawai sampai Jalan Silang Monas Barat Laut. Sedang puluhan mobil hias beraneka warna dan tema bergerak sampai ke Harmoni kemudian bubar. 

Hendarto petugas dokumentasi mengatakan sangat terkesan dapat mengabadikan momen maupun tampilan dan atraksi yang disuguhkan para peserta Jakarnaval 2018 maupun sikap dan ekspresi para penontonnya. "Kami sampai kantor Jakarta Timur jam sembilan malam," ujar Hendarto yang dibenarkan temannya, Maman. ***