logo

Tingkatkan Wisatawan, Pemkab Tabanan Gelar Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018

Tingkatkan Wisatawan, Pemkab Tabanan Gelar Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018

Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti (tengah) didampingi oleh Manager Operasional DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika (Kiri) saat melakukan peninjauan lokasi terselengaranya Ulun Danu Beratan Art Festival IV di Pura Ulun Danu Beratan
22 Juni 2018 12:31 WIB
Penulis : B Sadono Priyo

SuaraKarya.id -  

TABANAN: Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan serta melestarikan seni dan budaya, Pemerintah Kabupaten Tabanan yang bekerja sama dengan Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan menggelar acara Ulun Danu Beratan Art Festival IV 2018 pada tanggal 13 Juni 2018 s.d. 01 Juli 2018.

Puncak festival selama 3 hari yaitu pada tanggal 24 s.d. 26 Juni yang akan dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.  

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan pada festival tahun ini mengambil tema danu kertih yang artinya menyatukan beragam adat budaya nusantara dengan mengoptimalkan potensi seni, budaya yang diharapkan mampu untuk mendogkrak sektor  pariwisata.

“Untuk mendongkrak pariwisata, memang harus perlu banyak inovasi, salah satunya dengan adanya event seperti ini, selain untuk melestarikan seni dan budaya lokal, hal ini juga bisa mengundang banyak wisatawan, terbukti sejak dimulainya acara yang biasa per hari 2000 pengunjung, bisa naik mencapai 5000 pengunjung”. Ujar Eka saat konferensi pers di DTW Ulun Danu Beratan, Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Kamis (21/06/2018 ). 

Bupati Eka memang tidak pernah kehabisan akal dalam hal mengembangkan sektor pariwisata, terbukti hingga saat ini Tabanan sudah memiliki 25 daya tarik wisata dan saat ini yang terus menerus dikembangkan adalah desa wisata, dari total 41 desa yang berpotensi sudah ditetapkan sebanyak 16 desa wisata.

“Selama ini saya selalu menerapkan konsep kebersamaan dalam membangun baik itu dari masyarakat, pihak pengelola pemda maupun dari pemerintah pusat khususnya kementerian pariwisata yang selama ini terus memberikan dukungan kepada kita”. ungkap Eka. 

Sementara itu, manager operasional DTW Tanah Lot I Wayan Mustika mengungkapkan dalam pelaksanaan event tersebut terbagi menjadi 3 kegiatan, yakni pre-event, puncak festival dan post-event dengan melibatkan sebanyak 2.500 seniman.

“Untuk pre-event pelaksanaannya dari tanggal 13 Juni sampai 22 Juni dengan targetan pengunjung sebanyak 1.5 juta wisatawan. Even ini diisi dengan atraksi seni dan berbagai macam lomba seperti mewarnai, rias sampan dayung, membuat patung dari sayuran, videografi, fotografi, membuat penjor dan merangkai bunga.

Untuk puncak festival akan ada atrasksi seni dan budaya, parade gebogan, dan penebaran benih ikan. Dan terkahir untuk post event nya akan ditutup dengan atraksi seni dan budaya yang melibatkan berbagai element masyarakat”ujar Wayan Mustika.

Editor : B Sadono Priyo