logo

Ratusan PNS Bekasi Tunggu Sanksi Karena Membolos

Ratusan PNS Bekasi Tunggu Sanksi Karena Membolos

Pemkot Bekasi
22 Juni 2018 11:38 WIB
Penulis : Yon Parjiyono

SuaraKarya.id - Ratusan PNS Tunggu Sanksi Karena Membolos BEKASI: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat mendata sebanyak 1.067 aparatur sipil negara (ASN) yang tidak hadir saat hari pertama kerja pascalibur Lebaran 2018.

Ketidakhadiran mereka disertai alasan beragam mulai dari sakit, cuti, izin hingga mendapat dinas ke luar kantor. Namun dari ribuan ASN yang tidak hadir tersebut, 134 di antaranya bolos tanpa keterangan.

"Total ada 1.067 pegawai yang tidak masuk bekerja Kamis (21/6). Rinciannya, 421 pegawai mendapat tugas dinas, 211 orang sakit, 100 orang cuti,188 orang izin dan 134 pegawai tanpa keterangan,"kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi, Sajekti Rubiah, Jumat (22/6/2018).

Dia menjelaskan, laporan tersebut berdasarkan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berjumlah 47 unit dan kecamatan Kota Bekasi.

"Ketidakhadiran berdasarkan mesin absensi pegawai, fingerprint (sidik jari) di setiap OPD yang terdata di BKPPD (Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan)," tuturnya.

Pihaknya, kata dia, akan melakukan klarifikasi ketidakhadiran mereka melalui pimpinan OPD atau dinas masing-masing. Selanjutnya, dikenakan sanksi Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Ada beberapa sanksi di antaranya sanksi ringan, sedang hingga berat. Sanksi ringan biasanya berupa teguran secara lisan maupun tertulis. Sanksi sedang berupa penurunan pangkat lebih rendah satu tingkat. Dan, sanksi berat adalah pemecatan secara tidak hormat," ucapnya menambahkan.

Menurutnya, libur Lebaran yang diberikan pemerintah sudah cukup lama dan tidak ada alasan lagi bila ASN bolos bekerja tanpa alasan yang jelas.

Editor : Yon Parjiyono