logo

Jembatan Kali Kuto Dibuka Fungsional Mudik Lebaran Diharapkan Lebih Lancar

Jembatan Kali Kuto Dibuka Fungsional Mudik Lebaran Diharapkan Lebih Lancar

13 Juni 2018 23:38 WIB
Penulis : Silli Melanovi

SuaraKarya.id - JAKARTA: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membuka Jembatan Kali Kuto di ruas tol Batang-Semarang dengan status fungsional agar bisa dilalui pemudik Lebaran 2018.

"Jembatan Kali Kuto merupakan missing link dari tol trans jawa sepanjang 760 km dari Jakarta hingga Surabaya. Kalau tidak tersambung, rasanya kurang lengkap dan sempurna. Sore ini pukul 15.30 WIB kita buka dan sudah saya coba sendiri. Insya Allah aman,” kata Basuki, di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Menurut Basuki, Jembatan Kali Kuto yang memiliki panjang 164 meter, dimana panjang bentang utama 100 meter dan jalan pendekat di sebelah barat dan timur masing-masing 32 meter.

Dengan dibukanya Jembatan Kali Kuto, kata Basuki, diharapkan akan lebih memperlancar arus mudik dan arus balik. Sebagaimana diketahui H-3 dan H-2, serta H+2 hingga H+4 Lebaran menjadi puncak kepadatan lalu lintas Mudik Lebaran 2018. 

Kondisi Jembatan Kali Kuto selama fungsional menggunakan lantai dengan plat baja ketebalan 2 cm yang disangga dengan soaring dan dengan cross girder baja diikat dengan tali baja (temporary hanger) sebanyak 20 buah, dilengkapi pagar, median barrier, rambu-rambu dan lampu penerang. Disamping itu, juga disiagakan petugas untuk membantu dan mengarahkan pemudik.

Sebelum open traffic pada Jembatan Kali Kuto, kendaraan diarahkan keluar tol di daerah Gringsing menuju jalan arteri sepanjang 500 meter dan masuk kembali ke ruas tol Batang-Semarang. Meski Jembatan Kali Kuto sudah bisa dilewati namun exit Grinsing tetap dibuka. 

Pembangunan Tol Batang-Semarang termasuk Jembatan Kali Kuto ditargetkan akan rampung pada akhir 2018. “Setelah arus mudik dan balik selesai, pengerjaan jembatan ini akan dilanjutkan kembali,” kata Basuki.

Basuki meninjau arus mudik yang melintasi jalan sementara di sisi bawah Jembatan Kali Kenteng yang berada di ruas tol fungsional Salatiga-Kertasura. Jalan sementara memiliki panjang 600 meter dengan lebar 8-10 meter, yang dilalui secara satu per satu kendaraan dengan kecepatan 20 km per jam demi faktor keamanan. 

Basuki mengatakan tIngkat kemiringan jalan sementara tersebut adalah  10-14 persen bukan sebesar 57 derajat, sebagaimana yang sempat menjadi viral di media sosial. Para pengendara diharapkan bersabar menunggu  antrian memasuki jalan sementara tersebut karena adanya penyempitan dari semula 2 lajur menjadi 1 lajur.

Dari data lalu lintas di Gerbang Tol Salatiga pada Puncak Mudik H-3 (Selasa, 12/6), jumlah kendaraan yang melewati jalan sementara Kali Kenteng tercatat sebanyak 5.013 kendaraan dimana jumlah terbanyak pada pukul 08.00-09.00 WIB dengan jumlah kendaraan yang melintas sebayak 940 kendaraan.