logo

Puluhan Tahun Di Arab Saudi, Kepala BNP2TKI Jemput Nenek Jumanti

Puluhan Tahun Di Arab Saudi,  Kepala BNP2TKI Jemput Nenek Jumanti

Nenek Juminta di kursi roda. (foto, ist)
15 Mei 2018 14:22 WIB
Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id - JAKARTA: Puluhan tahun sudah Jumanti binti Bejo Nurhadi meninggalkan Indonesia. Sejak 1990, dia sudah bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi. Selama itu juga, wanita tua yang usianya diperkirakan lebih 80 tahun tersebut tak pernah berhubungan dengan keluarganya di Tanah Air.

Atas kerja sama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Jumanti itu bisa kembali menginjakan kaki di Tanah Air. Sekitar pukul 16.00 WIB, Jumanti mendarat di Terminal II Bandara Soekarno Hatta disambut Kepala BNP2TKI Nusron Wahid dan diantar oleh Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

“Kami telah menemukan nenek Jumanti yang sudah menghilang 28 tahun. Terima kasih kepada KBRI dan Kemenlu yang sudah meringankan beban kami,” ujar Kepala BNP2TKI, saat menjemput wanita asal Bondowoso, Jawa Timur itu di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (14/5/2018).

Dia menambahkan, setelah tiba di Indonesia, secepatnya nenek Jumanti dibawa ke kampung halamam menggunakan pesawat. “Besok (Selasa, 15/5/2018) pukul 10.20, kami terbangkan dari sini ke Surabaya baru diserahkan ke keluarga yang ada di Jember,” imbuh pria yang juga mantan anggota DPR ini. Sementara Jumanti yang tampak sudah uzur hanya bisa duduk manis di atas kursi roda.

Sesekali dia melayangkan senyum ke awak media yang sudah menanti. Karena terlalu lama di Arab Saudi, Jumanti pun mulai tak fasih berbahasa Indonesia. Dia hanya mampu berbicara dengan bahasa Jawa dan Arab.

Meski sudah tua, Jumanti bisa tertawa karena candaan berbahasa Jawa yang dilontarkan Nusron kepadanya. “Seneng,” kata dia dengan lirih ketika ditanya perasaan pulang ke Indonesia. Sementara sisanya Jumanti hanya menganggukan kepala ketika ditanya soal kejadian apa saja yang dialami.

Sebelumnya Jumanti sempat viral di media sosial soal keberadaannya yang ada di Arab Saudi. Pasalnya, dia diduga telah meninggal dunia sejak lama karena tak ada kabar berita.

Atas hal itu, Jumanti bisa ditemukan kemudian ditangani dan tinggal di rumah singgah KBRI Riyadh sejak pertengahan April lalu. Setelah berbagai proses, Jumanti akhirnya bisa dipulangkan dengan keadaan sehat walafiat.

Editor : Dwi Putro Agus Asianto