logo

Pemkot Solo Kejar Predikat WTP

Pemkot Solo Kejar Predikat WTP

Pemkot Solo kejar predikat WTP
13 Maret 2018 22:15 WIB
Penulis : Endang Kusumastuti

SuaraKarya.id - SOLO: Pemerintah  Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah berupaya mempertahankan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). Upaya yang dilakukan adalah dengan menyerahkan laporan keuangan daerah lebih cepat dari deadline Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yakni paling lambat tanggal 31 Maret.

"Laporan keuangan diserahkan lebih awal saat ini tinggal menunggu hasil audit," jelas Wakil Wali (Wawali) Kota Solo, Achmad Purnomo, Selasa (13/3/2018).

Menurut Purnomo, pihaknya yakin laporan keuangan tersebut dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan predikat WTP. Pemkot Solo telah mendapatkan predikat WTP selama tujuh kali berturut-turut sejak 2011.

Penilaian itu diberikan setelah melakukan audit atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Kota Solo. Penghargaan ini sebagai bentuk keberhasilan Pemkot dalam menyajikan data secara transparan, jelas, dan tepat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Yulistianto mengatakan opini WTP merupakan penilaian tertinggi yang diberikan karena menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar, tidak terdapat kesalahan yang material, dan sesuai standar.

"Predikat WTP harus bisa jadi pemacu motivasi kinerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran Pemkot Solo," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menjamin bahwa predikat WTP dari BPK yang diterima Pemkot Solo selama tujuh kali berturut-turut murni tanpa suap. Rudy juga menjamin capaian predikat WTP adalah hasil kerja keras aparatur sipil negara (ASN).

“Budaya kita tidak pernah menerapkan memberi amplop untuk pemeriksaan maupun peninjauan yang dilakukan oleh inspektorat,” ujarnya. ***

Editor : Yon Parjiyono