logo

Ekspor Kerajinan Indonesia Tumbuh 3,8 Persen

Ekspor Kerajinan Indonesia Tumbuh 3,8 Persen

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Yusuf Kalla didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Ketua Bidang Daya Saing Produk Dekranas Yantie Airlangga Hartarto melihat produk kain songket produksi Henny Adly pada Pameran Pesona Busana dan Aksesoris Nusantara 2018 di Kementerian Perindustrian Jakarta, 13 Maret 2018. (dok. Kemenperin)
13 Maret 2018 20:27 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

SuaraKarya.id - JAKARTA: Sektor kerajinan Indonesia, khususnya mode busana dan aksesoris, terus menunjukkan kinerja yang positif. Nilai ekspornya pada tahun 2017 mencapai 776 juta dolar AS atau naik 3,8 persen dibanding tahun 2016 senilaii 747 juta dolar AS.

"Sektor ini berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan industri di Tanah Air," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Pembukaan Pameran Pesona Busana dan Aksesoris Nusantara 2018 di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Sementara, nilai ekspor Batik mampu menyumbangkan sebesar 58 juta dolar AS pada tahun 2017.

Airlangga mengatakan, kerajinan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur Indonesia merupakan produk-produk budaya yang memiliki nilai seni dan bernilai tambah tinggi.

Dalam hal ini, Menperin memberikan apresiasi kepada Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang menggelar Pameran Pesona Busana dan Aksesori Nusantara di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian, Jakarta.

Pameran yang dibuka Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla itu, digelar 13-16 Maret 2018, di Plasa Kementerian Perindustrian, diikuti sebanyak 50 pelaku IKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Airlangga menuturkan, selain memanfaatkan pemasaran melalui perdagangan elektronik (e-commerce), pemasaran secara offline, melalui pameran seperti ini, tidak dapat dipandang sebelah mata.

Sebab melalui pameran pembeli dapat melihat secara langsung jenis dan kualitas produk. Selain itu, pembeli juga dapat bertemu langsung dengan pelaku IKM sehingga proses negosiasi lebih mudah dilakukan.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla mengatakan, pameran ini bertujuan untuk mempromosikan produk kerajinan, khususnya mode dan aksesori Indonesia. Pameran tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap produk buatan Indonesia.

"Setelah kenal timbul rasa cinta dan suka, sehingga mau membeli dan mengenakan produk buatan anak bangsa," ujarnya.

Berbagai produk dipamerkan dalam acara itu mulai dari aneka batik nusantara, tenun, songket, kebaya dan aksesori lainnya.

Dirjen Industti Kecil dan Menengah (IKM) Kemenperin,Gati Wibawaningsih, menilai tenun dan batik Indonesua sangat digemari di dunia. "Terutama tenun, sudah dikenal dan sangat digemari," ujarnya. ***