logo

Vegan Culinary Festival 2018, Surganya Para Vegetarian

Vegan Culinary Festival 2018, Surganya Para Vegetarian

07 Maret 2018 23:22 WIB
Penulis : Suki Serocksia

SuaraKarya.id - JAKARTA: Ada kabar gembira bagi yang tidak menyukai daging alias vegetarian. Vegan Culinary Festival 2018 akan digelar mulai 23-25 Maret mendatang di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat.

Event tersebut diperkirakan akan berlangsung meriah. Bahkan, Kementerian Pariwisata turut mendukung event yang diselenggarakan Indonesia Vegetarian Society (IVS) itu. Vegan Culinary Festival merupakan bagian dari Earth Day Vegan Festival & Forum 2018.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana Brahmananda, Vegan Culinary Festival 2018 akan mempromosikan kuliner vegan Indonesia ke tingkat dunia. Dalam konteks pariwisata, vegan merupakan produk yang laku di dunia. Karena memiliki produk diversikasi yang tinggi.

"Kami belajar dari Bali. Orang Eropa yang ingin minum wine ada di Bali. Wisman Cina yang ingin makan babi guling, juga ada di Bali. Begitu juga dengan Wisman India yang datang ke Bali. Mereka mencari produk vegan juga ada dan kami siapkan," kata Pitana saat jumpa pers di Gedung Sapta Peseona, kantor Kemenpar pada Selasa (6/3/2018).  

Menurut Pitana, semua bisa diakomodir. Asalkan tidak melanggar hukum. Produk yang dijual memiliki diversifikasi tinggi. Apa yang diminta wisatawan disediakan semua. Pitana yakin vegan itu penting dan cukup banyak peminatnya.

"Kami mau diobservasi, wisatawan India yang datang ke Indonesia itu 80 persen lebih vegetarian. Kalo kami mendatangkan 500 ribu wisatawan India pada tahun lalu, sekitar 400 ribu wisman itu vegan," Kata Pitana menambahkan.

Menurutnya, Kemenpar juga menginisiasi dan memberikan dukungan terhadap vegetarian culinary festival yang setiap tahun digelar di Batam. Event itu mampu menarik banyak wisman cross border dari Singapura dan Malaysia

Sekjen IVS Susianto menambahkan, Vegan Culinary Festival 2018 menjadi media untuk memperkenalkan pola makan sehat. Terutama dari bahan makanan kacang-kacangan. Selain itu, event itu juga upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama tentang manfaat gizi kacang-kacangan. Sebab, kacang-kacangan merupakan bagian dari produksi pangan yang berkelanjutan. Dan yang lebih penting, bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi.

"Melalui kegiatan festival vegan internasional, kami ingin memperkenalkan pola makan sehat. Sekaligus mengkampanyekan gaya hidup yang ramah lingkungan, yakni beralih ke pangan nabati," kata Susianto.

Rangkaian kegiatan Earth Day Vegan Festival & Forum 2018 dipastikan meriah. Sebab akan dimeriahkan dengan berbagai acara menarik. Di antaranya Green Speech Competition, Fashion Show dengan material dasar barang bekas, Parenting & Vegan Talk Show, Flash Mob oleh INLA (International Nature Loving Association) serta Art Performance & Entertainment.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik Vegan Culinary Festival 2018. Sebab event itu menampilkan sisi keunikan. "Apa yang kami tawarkan itu haruslah unik dan berbeda dari yang ditawarkan negara lain," kata Arief. ***

Editor : Laksito Adi Darmono