logo

Partai Garuda Dan Berkarya Unggul Di Google

Partai Garuda Dan Berkarya Unggul Di Google

22 Februari 2018 01:44 WIB
Penulis : Gungde Ariwangsa SH

SuaraKarya.id - JAKARTA: Yang baru selalu menarik perhatian dan juga membuat penasaran. Begitu juga dengan kehadiran partai baru untuk Pemilu 2019. Banyak masyarakat tertarik terhadap empat partai wajah baru itu.

Sampai Kamis (22/2/2018) yang menjadi favorit dalam pencarian ternyata Partai Garuda. Setelah itu muncul Partai Bekarya. Mengungguli Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Perindo

Sebanyak empat partai politik pendatang baru peserta Pemilu 2019, yakni Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Berkarya dan Partai Garuda menjadi partai yang paling dicari di mesin pencari Google dibandingkan 10 partai lainnya.

Berdasarkan penelusuran Google Trends yang diterima di Jakarta, Rabu, dalam kurun waktu 17-21 Februari 2018, Partai Garuda menjadi partai politik yang paling banyak dicari di Google, diikuti Partai Berkarya, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Perindo.

Grafik Google Trends menunjukkan puncak popularitas pencarian untuk Partai Garuda pada 18 Februari 2018 pukul 19.00 WIB.

Berdasarkan wilayah, Partai Garuda secara merata mendominasi popularitas pencarian di mesin pencari di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara Banten, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Kepulauan Riau dan DKI Jakarta menjadi wilayah pencarian tertinggi untuk partai yang mendapat nomor urut enam itu.

Di tempat kedua, Partai Berkarya cukup dekat mengikuti Partai Garuda, khususnya popularitasnya tinggi di wilayah Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan NTT.

Sementara Partai Solidaritas Indonesia yang bernomor urut 11 dan Partai Perindo yang bernomor urut sembilan cukup berjarak popularitasnya dengan Partai Berkarya yang mendapat nomor urut tujuh.

Ada pun pengamat politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie mengatakan publik menunggu kiprah partai-partai baru.

Menurut dia, Partai Solidaritas Indonesia digawangi anak muda, Partai Perindo berbekal dukungan finansial dan media besar dan Partai Berkarya serta Partai Garuda mungkin berafiliasi dengan Golkar.***