logo

Launching Calender Of Event Riau 2018 Dikemas Begitu Mengesankan

Launching Calender Of Event Riau 2018 Dikemas Begitu Mengesankan

launching calender of event riau 2018, kemenpar, menpar arief yahya, wisata riau, wisata atraksi
13 February 2018 18:27 WIB
Penulis : Suki Serocksia

SuaraKarya.id -JAKARTA: Balairung Sapta Pesona Kantor Kementerian Pariwisata disulap menjadi pertunjukan budaya melayu kelas dunia. Alunan musik, pakaian hingga tata lampu dikonsep bertaraf internasional.

Senin (12/2/2018), Kemenpar menggelar Launching Calender of Event Riau di Balairung Sapta Pesona Kemenpar. Gedung berkapasitas 1.000 kursi itu dipenuhi pengunjung. Segenap pengunjung tiba-tiba terdiam saat Angela July menyuguhkan alunan musik harpa. Kontestan Asia's Got Talent itu sukses membawakan lagu-lagu daerah merayu.

Tidak hanya Angela yang unjuk gigi tapi dara-dara cantik asal Riau juga. Mereka menampilkan tarian tradisonal yang dibalut busana khas provinsi berjuluk Bumi Lancang Kuning itu.

Aksi-aksi tersebut membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya tertegun, sekaligus mengapresiasi kreativitas Provinsi Riau dalam mengemas acara itu. Menpar tak segan mengekspresikan rasa kagumnya saat mengikuti launching yang mengusung tema 'Svara Jiva Riau Menyapa Dunia'.

"Launching Calender of Event Riau keren. Ketiga-tiganya keren. Kami seperti bukan sedang menyaksikan event launching," kata Arief Yahya.

Launching tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasim dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman. Kemudian ada Deputi Pengembangan Destinasi Kemenpar Dadang Rizki Ratman dan Staff Ahlo Menteri Bidang Multikultural Esthy Reko Astuti. Menpar juga tidak sungkan memuji Provinsi Riau yang terus bertransformasi ke sektor pariwisata. Sebelum memulai sambutan ia berpantun.

"Svara jiwa sastra dahulu. Jika promosi Riau ingin maju, budaya ditimang pariwisata dipangku," berikut bunyi pantun Menpar yang disambut tepuk tangan dari pengunjung.

Untuk 2018, Riau menargetkan kunjungan 60.824 wisatawan mancanegara (wisman) dan 6,55 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus). Menpar Arief pantas sumringah. Sebab, total wisatawan mancanegara yang datang ke Riau selama 2017 meningkat 50 persen dari target.

Riau dianggap beruntung karena letak geografis yang dekat dengan market. Jika ingin ke Malaka hanya 30 menit. Pariwisata di sana dekat dengan proximity distance dan culture. CoE Riau 2018 menetapkan 64 event unggulan pariwisata. Di antaranya tiga event yang sudah go internasional. Yaitu Bakar Tongkang, Festival Bono, dan Pacu Jalur. Tiga event itu masuk dalam 100 Event Wonderful Indonesia.

Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, Riau terus berbenah diri untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian.

"Riau selama ini identik dengan minyak bumi. Kedepan kami ingin menjadikan destinasi pariwisata sebagai andalan untuk mensejahterakan masyarakat," kata Gubernur yang akrab disapa Andi Rachman.

Riau memiliki potensi pariwisata yang besar, namun terkendala oleh infrastruktur pariwisata yang belum optimal. "Kami memerlukan investasi pariwisata, khususnya untuk membangun kawasan pariwisata di seputar objek wisata Bono, Pacu Jalur, maupun Bakar Tongkang," kata Andi menambahkan.

Tradisi masyarakat Tionghoa di Kabupaten Rokan Hilir, Bakar Tongkang akan digelar di Bagansiapiapi pada 29-30 Juni 2018. Sedangkan Festival Bono merupakan kegiatan mengarungi gelombang (beserlancar) bono dengan menggunakan perahu kayu di Kecamatan Teluk Meranti. Acara tersebut akan berlangsung mulai 24-25 November 2018.

Terakhir Pacu Jalur yang merupakan perlombaan mendayung di sungai dengan menggunakan sebuah perahu atau jalur dari kayu. Jalur tersebut mencapai 25-40 meter dan lebar 1,3 meter hingga 1,5 meter. Acara tersebut akan digelar di Kabupaten Kuantan Singingi mulai 22-25 Agustus 2018.***

Editor : Dwi Putro Agus Asianto