logo

Vicky Minta Maaf Pada Wartawan: 'Saya Grogi Banget Jadi Pengantin!'

Vicky Minta Maaf Pada Wartawan: 'Saya Grogi Banget Jadi Pengantin!'

Angel Lelga dan Vicky Prasetyo. (Ist)
11 February 2018 09:43 WIB
Penulis : Pudja Rukmana

SuaraKarya.id -JAKARTA: Vicky Prasetyo yang kini sudah menjadi suami sah Angel Lelga menyadari bahwa selama prosesi pernikahan mereka, mungkin pihaknya telah bertindak kurang sopan kepada wartawan. Mantan kekasih Zaskia Gotik itu pun mengungkapkan permintaan maaf sekaligus pembelaan secara pribadi.

"Kemarin di akad (nikah), jika ada yang kurang berkenan, baik dari tim kami atau pun siapa kami, minta mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya," kata Vicky Prasetyo saat jumpa pers sebelum resepsi pernikahannya di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2018).
"Karena jujur, saya grogi banget jadi pengantin. Saya enggak tahu harus gimana," ujarnya.

Vicky mengaku tak bisa mengawasi segalanya sendirian, hingga harus melibatkan banyak pihak lain. Oleh sebab itu,  jika ada yang berlaku kasar atau kurang sopan, hal itu di luar kendalinya.

Menurut Vicky, saling kontrol antarpanitia kemungkinan terjadi selama prosesi pernikahannya. Hal ini bisa saja mengakibatkan benturan yang tidak diharapkan. "Karena, kan acara bukan hanya kita saja yang handle. Tapi insya Allah semuanya baik, semuanya support dengan total. Jadi, semuanya sudah melakukan yang terbaik," ucap Vicky menandaskan.

Prosesi akad nikah Angel Lelga dan Vicky Prasetyo yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/2/2018) dijaga ketat panita acara. Bahkan, beberapa pihak, termasuk wartawan, merasakan kejadian kurang mengenakkan dan merasa tak nyaman saat prosesi sakral itu berlangsung.

Beberapa warga yang antusias menyaksikan pernikahan Angel-Vicky dilarang mendokumentasikan acara, baik dalam bentuk foto maupun video. Beberapa orang termasuk wartawan sempat ditegur dengan tegas oleh pihak panitia hingga menimbulkan perasaan kurang nyaman.

Para awak media yang mendokumentasikan acara untuk kepentingan peliputan juga diprotes pihak panitia. Bahkan, kalimat yang dilontarkan terdengar kasar dan kurang mengenakkan. ***

Editor : Pudja Rukmana