logo

Menaker: Semua Harus Berpartisipasi Dan Membudayakan K3

 Menaker: Semua Harus Berpartisipasi Dan Membudayakan K3

Menaker Hanif Dhakiri (kiri) (foto, ist)

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri mencanangkan peringatan Hari K3 Nasional sebagai tanda dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2018, yang diselenggarakan secara serentak di seluruh tanah air setiap tanggal 12 Januari.

Pada kesempatan itu Menaker menyatakan, semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama, agar budaya K3 benar-benar terwujud di setiap tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh Tanah Air.

"Momentum peringatan bulan K3 ini sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3 di Indonesia," tutur dia, dalam upacara puncak peringatan Bulan K3 Nasional di Surabaya, Jawa TImur, Jumat (12/1/2018).

Dia mengungkapkan, penerapan budaya K3 merupakan bagian integral pembangunan nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia. Peringatan Hari K3 tahun 2018 ini merupakan tahun keempat bagi bangsa Indonesia, secara terus menerus berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam mewujudkan “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.

Sedangkan tema pokok Bulan K3 2018 ini adalah “Melalui Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kita Bentuk Bangsa yang Berkarakter." Menaker mengatakan, pemerintah saat ini masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai antara lain jalan tol, fasilitas kereta api, jembatan dan fasilitas transportasi lain baik udara, darat maupun laut serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

“Program pembangunan tersebut harus didukung oleh penerapan K3 agar pelaksanaannya jangan sampai menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bukan hanya menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa, serta gangguan kesehatan bagi pekerja. Namun, dapat mengganggu proses produksi secara menyeluruh, bahkan merusak lingkungan yang akhirnya berdampak kepada masyarakat luas.

”Salah satu penyebab kecelakaan kerja adalah belum optimalnya pengawasan dan pelaksanaan K3, serta perilaku K3 di tempat kerja. Karena itu, perlu dilakukan upaya yang nyata untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan maupun penyakit akibat kerja secara maksimal,” papar dia.

Hadir dalam puncak peringatan Bulan K3 Nasional ini Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Jawa Timur menjadi lokasi pertama kali pencanangan Bulan K3 Nasional dilaksanakan di luar Ibukota Jakarta.

Budi Seno P Santo
Wartawan Suara Karya sejak tahun 2005. Pernah meraih penghargaan jurnalistik M Husni Thamrin Award tahun 2008
Editor : Dwi Putro Agus Asianto