logo

Jelaskan Kebijakan Politik Luar Negeri, Menlu Kunjungi Ponpes

Jelaskan Kebijakan Politik Luar Negeri, Menlu Kunjungi Ponpes

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengunjungi Ponpes Al Muayyad Solo

SOLO (Suara Karya):  Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Lestari Marsudi, mengunjungi Pondok Pesantren Al Muayyad Solo, Jawa Tengah, Jum'at (12/1/2018) sore. Kedatangan Retno disambut pengasuh pondok,KH Abdul Rozaq Shofawi, KH Dian Nafi, dan KH Husain Shifa.

"Kedatangan ke Al Muayyad ini untuk silahturahmi dan tukar pikiran tentang politik luar negeri  ke anak-anak pondok," jelas Menlu Retno Marsudi kepada wartawan seusai acara.

Dalam pertemuan dengan para santri tersebut juga dijelaskan tentang kebijakan politik luar negeri Indonesia. Di antaranya kebijakan terhadap Palestina, Afghanistan, dan menyangkut peran Indonesia di PBB dan lain sebagainya.

"Sehingga pemahaman anak-anak tentang politik luar negeri lebih lengkap. Seba di Ponpes ini selain mempelajari agama juga dibekali ilmu lainnya," jelasnya lagi.

Disinggung kerja sama dengan Filipina, Menlu mengatakan kerja sama tersebut rangka menjalin kerja sama pendidikan dengan sekolah-sekolah Islam di Filipina selatan.

Kerja sama tersebut mencakup banyak hal, diantaranya penyusunan kurikulum hingga pertukaran guru, pengasuh, maupun santri.

"Para santri terbaik dari ponpes akan diikutkan dalam program pertukaran. Hal ini penting bagi Indonesia, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, membela kepentingan umat Islam menjadi penting bagi politik luar negeri Indonesia," paparnya.

Pemerintah bahkan berharap, kerja sama pendidikan dan sejumlah kebijakan luar negeri lain bisa mengikis Islamophobia dan Xenophobia.

"Umat dan agama Islam menjadi salah satu prioritas dalam politik luar negeri Indonesia. Apalagi sejumlah fakta menunjukkan bahwa kondisi umat Islam di dunia cenderung memprihatinkan, seperti pengungsi dunia dimana 67 persen adalah umat Islam," ujarnya. ***

Endang Kusumastuti
Editor : Dwi Putro Agus Asianto