logo

PN Jakut Sidangkan Gugatan Cerai Ahok-Veronica Pada 31 Januari

JAKARTA (Suara Karya): Gugatan perceraian Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dengan instrinya Veronica Tan yang sarat kontroversi akhirnya semakin menunjukkan titik terang. Jika nomor perkaranya saja dan penetapan penunjukan hakim belum cukup meyakinkan bahwa gugatan itu benar-benar ada, maka keraguan menjadi tak ada lagi dengan ditentukannya hari dan tanggal persidangan kasus perceraian tersebut  pada 31 Januari 2018.

"Sidangnya pada Rabu, 31 Januari 2018. Dalam sidang  perdana itu nanti akan ditetapkan waktu mediasi. Mediator bisa dari luar atau dalam pengadilan sendiri," ujar Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara Jootje Sampaleng kepada beberapa wartawan, Jumat (12/1/2018).

Jootje Sampaleng  juga menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengirimkan surat pemanggilan kepada pihak penggugat Ahok dan tergugat Veronica.

Tidak hanya mediator tetapi juga sejumlah warga yang selama ini memuji Ahok dan istri berharap perceraian jangan sampai terjadi. Artinya, permasalahannya berhenti sampai pada tahap mediasi saja.

“Hakim pun tentunya sangat menginginkan itu. Mediasi itu kan dirancang untuk menyelesaikan perkara tidak sampai melalui persidangan yang memakan waktu,” ujar Jootje Sampaleng.

Perkara gugatan perceraian yang menjadi perbincangan publik saat ini ditangani majelis hakim yang diketuai Sutaji dengan hakim anggota  Ronald Salnofri dan Taufan Mandala. Walau dipastikan akan terungkap lebih jelas dan detail hal apa gerangan yang membuat peristiwa kelam yang menimpa rumah tangga Ahok-Veronica setelah memasuki tahap persidangan, warga yang menggemari Ahok sangat berharap gugatan itu tidak  berujung pada perceraian. Sebab, dikhawatirkan kepedihan  dan kepahitan bakal menghujam pada hati anak-anak Ahok-Veronica.

Cukup dramatisasi yang sudah-sudah menorehkan kepahitan.  Lebih lanjut mengambil hikmah dari berbagai kenyataan agar  dari segala godaan. ***

Wilmar Pasaribu
Editor :