logo

Brexit Berpotensi Hilangkan 500.000 Lapangan Kerja Inggris

Brexit Berpotensi Hilangkan 500.000 Lapangan Kerja Inggris

Ilustrasi
12 Januari 2018 15:18 WIB
Penulis : Laksito Adi Darmono

LONDON (Suara Karya): Dalam skenario terburuk, Brexit dapat melenyapkan hampir 500.000 lapangan pekerjaan di Inggris, dan hilangnya investasi 46,7 miliar poundsterling (sekitar Rp848,5 triliun).

Sebuah studi olah Cambridge Econometrics, Kamis (11/1/2018) yang ditugaskan oleh wali kota London, mengungkap Inggris bisa kehilangan 482.000 lapangan pekerjaan pada 2030 bila negara tersebut gagal berpisah dari Uni Eropa (UE).

Sebuah skenario ketika Inggris gagal menyetujui kesepakatan transisi dan hubungan perdagangan masa depan dengan UE juga akan menghilangkan investasi 46,7 miliar poundsterling (sekitar Rp848,5 triliun) pada periode yang sama.

Laporan tersebut membandingkan 4 kemungkinan skenario pasca-Brexit dengan pilihan untuk mempertahankan status quo --yang telah dikesampingkan oleh pemerintah Inggris-- untuk tinggal di pasar tunggal dan bea cukai Eropa.

Skenario Brexit yang diperkirakan paling bagus, dari periode transisi 2 tahun yang berujung ke keanggotaan pasar tunggal tanpa serikat bea cukai, masih akan menyebabkan hilangnya 176.000 lapangan pekerjaan dan investasi sebesar 20,2 miliar poundsterling (sekitar Rp363 triliun).

Wali kota London Sadiq Khan, yang berkampanye menentang Brexit, menugaskan penelitian tersebut dan mengatakan bahwa temuan tersebut menunjukkan "potensi risiko ekonomi dan risiko manusia, yang dipertaruhkan dalam negosiasi Brexit" di Brussel, Swedia. ***