logo

Ini Pesan Din Syamsuddin Kepada Joshua dan Ge Pamungkas!

Ini Pesan Din Syamsuddin Kepada Joshua dan Ge Pamungkas!

Din Syamsuddin, Joshua, dan Ge Pamungkas. (Ist)

JAKARTA (Suara Karya): Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, berpesan kepada komika Joshua Suherman dan Ge Pamungkas ke depannya untuk lebih bijak dalam memilih isi komedi sehingga tidak menyinggung urusan sensitif terutama soal agama.

"Kepada publik figur agar berhati-hati, punya self censorship dan menahan pada hal sensitif terutama SARA karena mudah menimbulkan pertentangan di antara kita," kata Din Syamsuddin di Jakarta, Kamis (11/1) seperti dikutip Antara.

Din yang juga Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) menyesalkan persoalan tersebut.

Namun jika sudah terjadi, kata Din, sebaiknya masyarakat tidak reaktif dengan tergesa-gesa melaporkan persoalan tersebut ke polisi. Terlebih, lanjut dia, Joshua sudah meminta maaf atas materi komedi yang dinilai melecehkan ajaran Islam itu. Persoalan Joshua sebaiknya tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

"Apalagi yang bersangkutan sudah meminta maaf dan masalahnya tidak terlalu besar. Kalau saya membedakan persoalan Joshua itu dengan kasus pejabat publik, anggota DPR, menteri. Dia nampak terpeleset lidah dan minta maaf ya dimaafkan saja," katanya.

Sedang Diselidiki

Sementara itu, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mulai menyelidiki laporan dugaan tindak pidana penghinaan agama yang dilakukan oleh komika Joshua Suherman.

Mantan penyanyi cilik ini sebelumnya dilaporkan Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran di Bareskrim Polri dengan Nomor LP/30/I/2018/Bareskrim tertanggal 9 Januari 2018. "Kami sedang menyelidikinya,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di Mabes Polri, Rabu (10/1).

Polisi akan meminta pendapat dari ahli dalam proses penyelidikan. Langkah itu ditempuh untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana dan apakah proses penyelidikan dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak.

Sebelumnya, Rahma menyakini Joshua telah melakukan tindak pidana penghinaan agama saat membawakan materi stand up comedy yang kemudian diunggah ke media sosial Youtube. Yakni, saat Joshua menyebut Anisa Rahma lebih terkenal dibandingkan Cherly Juno - keduanya mantan personel girl band Cherrybelle - karena perbedaan agama yang dianut. ***

Pudja Rukmana
Editor : Pudja Rukmana